
ThePhrase.id - Kabupaten Lumajang mencatat capaian signifikan di sektor pariwisata dengan menempati peringkat pertama sebagai tujuan wisatawan mancanegara (wisman) di Jawa Timur. Data Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Disbudpar) Jawa Timur menunjukkan Lumajang unggul dibandingkan sejumlah daerah lain seperti Surabaya, Malang, Banyuwangi, dan Bondowoso.
Bupati Lumajang Indah Amperawati menyebut capaian tersebut sebagai sinyal positif atas arah pengembangan pariwisata daerah yang mulai menunjukkan hasil terukur. Menurutnya, keberhasilan ini tidak hanya sebatas prestasi peringkat, tetapi juga mencerminkan perubahan struktur ekonomi di Lumajang.
“Pariwisata tidak berdiri sendiri dan terhubung langsung dengan ekonomi masyarakat, terutama sektor usaha kecil dan layanan lokal,” ujarnya melansir Antara.
Ia menambahkan, sektor pariwisata memiliki keterkaitan langsung dengan ekonomi masyarakat, khususnya pelaku usaha kecil dan penyedia layanan lokal yang turut merasakan dampak peningkatan kunjungan wisatawan.
Dari sisi destinasi, Air Terjun Tumpak Sewu di kawasan Gunung Semeru menjadi magnet utama kunjungan wisman dan tercatat sebagai destinasi paling diminati di Jawa Timur. Selain itu, Teras Semeru turut memperkuat citra Lumajang sebagai salah satu pusat wisata alam berkelas dunia dengan keunggulan lanskapnya.
Berdasarkan data Dinas Pariwisata Kabupaten Lumajang, total kunjungan wisatawan pada triwulan I 2026 mencapai 476.062 orang, melampaui target sebesar 450.000 kunjungan. Dari jumlah tersebut, wisatawan nusantara (wisnus) masih mendominasi dengan 460.036 orang, sementara wisman tercatat sebanyak 16.026 orang.
Dominasi wisnus menunjukkan kuatnya pasar domestik, namun peningkatan jumlah wisman dinilai menjadi indikator penting bahwa Lumajang mulai konsisten menembus pasar global. Meski demikian, pemerintah daerah masih melihat perlunya pemerataan kunjungan wisatawan ke berbagai destinasi.
Secara keseluruhan, Pantai Watu Pecak menjadi destinasi dengan jumlah kunjungan tertinggi mencapai 103.075 wisatawan, diikuti Tumpak Selo sebanyak 95.305 wisatawan. Sementara itu, Pemandian Alam Selokambang dan Tirtosari masing-masing mencatat 45.871 dan 38.484 kunjungan.
Meski jumlah kunjungan ke Air Terjun Tumpak Sewu mencapai 25.821 wisatawan, destinasi ini menjadi penyumbang terbesar wisman dengan total 15.908 orang.
Peningkatan kunjungan wisatawan mancanegara juga dirasakan langsung oleh pelaku wisata lokal. Dedi, salah satu pemandu wisata di Lumajang, mengaku kini lebih sering melayani wisatawan asing, terutama di kawasan Air Terjun Tumpak Sewu.
“Dulu tamu asing belum tentu ada setiap hari. Sekarang mulai rutin datang, terutama ke Air Terjun Tumpak Sewu. Kami pelan-pelan belajar, dari bahasa sampai cara melayani. Ada rasa bangga juga, karena kami bisa ikut memperkenalkan Lumajang kepada wisman dari berbagai negara,” tutupnya. [Syifaa]