trending

KY Sesalkan dan Akan Tindak Tegas Wakil Ketua PN Depok yang Kena OTT KPK

Penulis M. Hafid
Feb 06, 2026
Gedung Komisi Yudisial (KY). Foto: Istimewa
Gedung Komisi Yudisial (KY). Foto: Istimewa

ThePhrase.id - Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) dikabarkan menangkap Wakil Ketua Pengadilan Negeri (PN) Depok, Bambang Setyawan (BS) dalam operasi tangkap tangan (OTT) pada Kamis, (5/2).

Komisi Yudisial (KY) menyampaikan dukungan atas operasi senyap yang dilakukan KPK dalam membongkar dugaan praktik jual beli perkara di wilayah PN Depok, Jawa Barat.

Di sisi lain, KY menyesalkan tindakan Bambang Setyawan yang dianggap mencoreng harkat dan martabat hakim.

"KY sangat menyesalkan tindakan ini karena mencederai kehormatan dan keluhuran martabat seorang hakim," kata Wakil Ketua KY Desmihardi dalam keterangan tertulisnya pada Jumat (6/2).

Desmihardi mengatakan jual beli perkara tidak hanya merusak integritas hakim, tapi meruntuhkan kepercayaan publik terhadap dunia peradilan.

Oleh sebab itu, lanjut Desmihardi, lembaganya dan Mahkamah Agung (MA) tidak mentolerir serta akan mengambil tindakan keras.

“KY dan MA dengan tegas akan menerapkan prinsip "zero tolerance”, yang berarti tidak ada tempat bagi pelanggaran atau penyimpangan dalam bentuk apapun, termasuk dalam hal pelayanan transaksional,” ujarnya.

“KY bersama MA siap menegakkan kode etik dan mengambil tindakan keras," imbuhnya.

Plt Deputi Penindakan dan Eksekusi KPK, Asep Guntur Rahayu, mengatakan pihaknya menemukan adanya transaksi sejumlah uang dari pihak swasta kepada aparat penegak hukum.

“Telah terjadi penangkapan terhadap para pelaku tindak pidana korupsi yang tertangkap tangan sedang melakukan kegiatan. Ada delivery, ada sejumlah uang yang berpindah dari pihak swasta kepada aparat penegak hukum,” Tutur Asep di Gedung KPK, Jakarta Selatan, Kamis (5/2) malam.

Berdasarkan keterangan Wakil Ketua KPK Fitroh Rohcahyanto, pihaknya menyita uang ratusan juta dari perkara tersebut. “Ada ratusan juta rupiah," katanya. (M Hafid)

Artikel Pilihan ThePhrase

- Advertisement -
 
Banyak dibaca
Artikel Baru
 

News Topic