
Thephrase.id - Kylian Mbappe memang gagal membawa Timnas Prancis menutup Piala Dunia 2026 dengan kemenangan, tetapi penyerang berusia 27 tahun itu tetap meninggalkan jejak sejarah.
Kapten Timnas Prancis itu memecahkan rekor pencetak gol terbanyak sepanjang masa di Piala Dunia ketika Les Bleus kalah 4-6 dari Inggris dalam perebutan tempat ketiga di Miami Stadium, Amerika Serikat, pada Minggu, 19 Juli 2026 dini hari WIB.
Pertandingan itu berubah menjadi salah satu partai paling spektakuler sepanjang Piala Dunia karena menghasilkan sepuluh gol, sekaligus menjadi pertandingan dengan skor tertinggi di turnamen yang berakhir dengan Timnas Inggris merebut medali perunggu.
Di balik kemenangan Timnas Inggris, Bukayo Saka menjadi bintang berkat torehan hattrick yang membantu The Three Lions mengakhiri turnamen dengan posisi ketiga, pencapaian terbaik sejak menjuarai Piala Dunia 1966.
Meski begitu, penjuru mata dunia juga tertuju kepada Mbappe yang datang ke pertandingan hanya terpaut satu gol dari rekor Lionel Messi sebagai pencetak gol terbanyak sepanjang sejarah Piala Dunia, sehingga laga perebutan peringkat ketiga tetap memiliki arti penting baginya.
Pada babak pertama, Mbappe beberapa kali mencoba menusuk lini belakang Timnas Inggris, tetapi kesulitan memperoleh ruang sehingga Timnas Prancis tertinggal 0-4 saat turun minum, sebuah situasi yang sempat memunculkan dugaan bahwa sang kapten tidak akan kembali bermain pada babak kedua.
Mbappe justru menjadi pemain pertama Timnas Prancis yang kembali memasuki lapangan setelah jeda dan langsung memperlihatkan tekadnya untuk mengejar rekor tersebut, meski timnya berada dalam posisi yang sulit.
Gol pertama Mbappe lahir pada menit ke-48 setelah menerima umpan Michael Olise sebelum melepaskan penyelesaian dengan kaki kiri yang memperkecil ketertinggalan Timnas Prancis sekaligus membuat koleksi golnya di Piala Dunia menyamai catatan Messi, yaitu 21 gol.
Rekor baru akhirnya tercipta pada menit ke-66 ketika kembali memanfaatkan kerja sama dengan Olise, lalu menaklukkan Dean Henderson melalui penyelesaian kaki kiri yang memastikan Mbappe mengoleksi 22 gol sepanjang penampilannya di Piala Dunia.
Dua gol tersebut tidak hanya mengantar Mbappe menjadi pemegang rekor baru pencetak gol terbanyak sepanjang sejarah Piala Dunia, tetapi juga memperkokoh posisinya di puncak daftar sementara perebutan Sepatu Emas Piala Dunia 2026 dengan koleksi sepuluh gol, unggul atas Lionel Messi yang mengemas delapan gol.
Olise turut mencatatkan namanya dalam sejarah setelah membukukan rekor assist terbanyak dalam satu edisi Piala Dunia. Sementara penampilan impresif Henderson di bawah mistar Timnas Inggris ikut mencegah Timnas Prancis mencetak lebih banyak gol dalam pertandingan yang berlangsung terbuka sejak menit awal.
Partai tersebut juga memperlihatkan rapuhnya pertahanan kedua tim karena Timnas Inggris sempat unggul empat gol sebelum Prancis bangkit pada babak kedua. Akan tetapi keunggulan The Three Lions tetap bertahan hingga peluit panjang dibunyikan sehingga mereka memastikan medali perunggu menjadi milik Timnas Inggris.