sport

Laga Irlandia Vs Israel Memanas di Tengah Dukungan ke Gaza: Stadion Netral hingga Siaran Tanpa Komentator

Penulis Ahmad Haidir
Sep 24, 2026
Timnas Irlandia akan melawan Timnas Israel di tempat netral. Foto X Timnas Irlandia.
Timnas Irlandia akan melawan Timnas Israel di tempat netral. Foto X Timnas Irlandia.

Thephrase.id - Pertandingan UEFA Nations League 2026-2027 antara Timnas Irlandia dan Timnas Israel menjadi salah satu laga yang mendapat perhatian besar karena digelar di tengah kontroversi terkait keputusan Timnas Irlandia tetap menjalani pertandingan melawan Timnas Israel.

Timnas Irlandia dijadwalkan menghadapi Timnas Israel pada Minggu, 27 September 2026, dengan status pertandingan sebagai laga kandang Timnas Israel yang berlangsung di Debrecen, Hungaria.

Sementara pertemuan kedua pada 4 Oktober 2026 akan mempertemukan kedua negara dengan status kandang Timnas Irlandia di Backa Topola, Serbia.

Kedua pertandingan tersebut tidak dimainkan di kandang masing-masing negara, sementara suporter Timnas Irlandia juga tidak mendapatkan alokasi tiket untuk menyaksikan secara langsung sebagai bagian dari pengaturan yang diterapkan untuk laga tersebut.

Keputusan menggelar pertandingan di tempat netral tidak serta-merta mengakhiri penolakan terhadap pertemuan kedua tim. Sebelumnya muncul seruan agar Timnas Irlandia memboikot pertandingan melawan Timnas Israel sebagai bentuk protes terhadap operasi militer Israel di Gaza.

Tekanan tersebut sudah muncul sejak Timnas Irlandia satu grup dengan Timnas Israel, Timnas Austria, dan Timnas Kosovo dalam hasil undian Nations League. Sedangkan pertandingan persahabatan melawan Timnas Qatar di Dublin pada Mei 2026 bahkan sempat dua kali dihentikan setelah suporter melempar bola tenis ke lapangan sebagai bentuk aksi protes.

Football Association of Ireland (FAI) menggelar pemungutan suara pada Juli 2026 untuk menentukan sikap terhadap pertandingan tersebut, dengan 75 anggota memilih tetap bertanding dan 32 lainnya mendukung keputusan untuk memboikot laga.

FAI sebelumnya menyatakan bahwa tidak menjalankan pertandingan berpotensi membawa konsekuensi bagi sepak bola Irlandia, termasuk kemungkinan sanksi dari UEFA serta kerugian finansial karena kegagalan memenuhi kewajiban pertandingan yang sudah ditetapkan.

Sementara itu, lembaga penyiaran publik Irlandia, RTE, memilih memberikan peliputan yang lebih terbatas dan menyatakan tidak akan mengambil pendapatan iklan maupun sponsor dari pertandingan tersebut, dengan alasan hanya akan memenuhi kewajiban kontraktual untuk menyiarkan laga.

Pemindahan pertandingan kandang Timnas Irlandia dari Aviva Stadium di Dublin ke Backa Topola dilakukan setelah FAI menyebut adanya tantangan operasional yang dapat memengaruhi pelaksanaan pertandingan di kendang. Sementara laga dengan status kandang Timnas Israel juga dipindahkan ke Hungaria.

Perdebatan mengenai pertandingan tersebut juga melibatkan pernyataan dari sejumlah pihak di sepak bola Irlandia. Pelatih Heimir Hallgrimsson mengatakan bahwa keputusan bertanding melawan Timnas Israel tidak berarti memberikan legitimasi terhadap tindakan Israel di Gaza.

"Kami tidak bermain dengan genosida, kami bermain melawan genosida, kami bermain melawan Israel, bukan bermain bersama Israel," tegas Hallgrimsson dilansir dari BBC.

Penolakan terhadap pertandingan juga terlihat di kalangan suporter klub-klub Irlandia, sementara sejumlah atlet Irlandia sebelumnya ikut menandatangani surat terbuka yang menyerukan agar pertandingan melawan Israel diboikot.

Sikap keras dari sebagian masyarakat Irlandia terhadap Israel juga memiliki latar belakang politik yang lebih luas. Pemerintah Irlandia termasuk negara Eropa yang mengambil sejumlah langkah diplomatik terkait konflik Israel-Palestina, termasuk secara resmi mengakui negara Palestina bersama Spanyol dan Norwegia pada Mei 2024.

Artikel Pilihan ThePhrase

 
Banyak dibaca
Artikel Baru
 

News Topic