sport

Laga Terakhir Lionel Messi Bersama Argentina Berakhir Manis, Gol dan Tangis Warnai Perpisahan dari Dunia Internasional

Penulis Ahmad Haidir
Oct 07, 2026
Lionel Messi telah menjalani laga terakhirnya bersama Timnas Argentina. Foto Instagram Timnas Argentina.
Lionel Messi telah menjalani laga terakhirnya bersama Timnas Argentina. Foto Instagram Timnas Argentina.

Thephrase.id - Lionel Messi mengakhiri perjalanan panjangnya bersama Timnas Argentina dengan cara yang emosional setelah mencatat penampilan ke-208 sekaligus mencetak gol ke-126 dalam kemenangan 3-0 atas Benin dalam uji coba di Buenos Aires pada Rabu, 7 Oktober 2026 pagi WIB.

Pertandingan yang berlangsung di Estadio Monumental itu menjadi panggung perpisahan Messi setelah 21 tahun memperkuat Timnas Argentina. Perjalanan tersebut dihiasi dua gelar Copa América serta satu trofi Piala Dunia yang menjadi pencapaian terbesar dalam karier internasionalnya.

Lebih dari 85 ribu penonton memadati stadion untuk menyaksikan penampilan terakhir pemain berusia 39 tahun itu bersama Timnas Argentina. Tiket pertandingan ludes hanya dalam waktu 90 menit dan sejumlah tiket bahkan kemudian dijual kembali melalui situs penjualan tiket sekunder dengan harga mencapai lebih dari 2.500 dolar AS.

Nuansa haru sudah terasa sebelum pertandingan dimulai ketika Messi terlihat menangis saat bus Timnas Argentina melewati kerumunan suporter menuju stadion. Air mata kembali mengalir dari wajahnya dan pelatih Lionel Scaloni ketika lagu kebangsaan Argentina berkumandang untuk terakhir kalinya dengan Messi berada di dalam susunan pemain.

Tribune Estadio Monumental memberikan penghormatan khusus pada menit ke-10 ketika seluruh stadion memberikan tepuk tangan kepada pemilik nomor punggung sepuluh tersebut. Para pemain Timnas Benin bergantian menghampiri Messi untuk berjabat tangan sebagai bentuk penghormatan kepada salah satu pemain terbesar dalam sejarah sepak bola.

Argentina akhirnya membuka keunggulan pada menit ke-48 melalui Nicolás Otamendi setelah bek tersebut menyundul bola hasil sepak pojok yang dikirim Messi. Nico Paz menggandakan skor lewat tembakan melengkung setelah menerima umpan dari sang kapten.

Messi yang sempat membuang sejumlah peluang akhirnya mendapatkan momen yang ditunggu para suporter ketika pada menit ke-71 ia mengambil tendangan penalti dan melepaskan eksekusi menggunakan kaki kirinya ke bagian atas gawang, sekaligus mengantongi gol ke-126 dalam penampilan terakhirnya bersama Timnas Argentina.

Selepas gol tersebut, lebih dari 85 ribu penonton di Monumental secara serempak meneriakkan nama Messi, menciptakan salah satu momen emosional dalam pertandingan yang sejak awal memang dipersiapkan sebagai penghormatan terakhir bagi sang kapten.

Federasi Sepak Bola Argentina (AFA) sebelumnya berusaha membujuk Messi untuk tampil sekali lagi setelah ia menyatakan pensiun dari sepak bola internasional, dengan pertandingan tersebut disebut sebagai kesempatan untuk memberikan perpisahan yang layak kepada pemain yang membawa Timnas Argentina meraih Piala Dunia 2022 di Qatar setelah mengalahkan Timnas Prancis melalui adu penalti di final.

Messi sebelumnya mengatakan, "Waktunya telah tiba," ketika mengumumkan keputusan mengakhiri kiprahnya bersama Timnas Argentina setelah kekalahan di final Piala Dunia 2026 dari Timnas Spanyol, sementara AFA menyebut pertandingan perpisahan tersebut sebagai momen yang akan melampaui sekadar olahraga dan dipenuhi emosi.

Perjalanan Messi bersama Timnas Argentina juga sempat mengalami masa sulit ketika ia memutuskan pensiun sementara dari Tim Nasional pada 2016, tetapi setelah kembali ia justru menjalani periode paling sukses dengan memenangkan Copa América 2021 dan 2024 serta Piala Dunia 2022, sekaligus menempatkan dirinya sebagai pencetak gol dan pemilik penampilan terbanyak sepanjang sejarah Timnas Argentina.

Messi mengakhiri kiprahnya di level internasional dengan 21 gol di Piala Dunia dan tampil dalam enam edisi turnamen tersebut, menyamai catatan Cristiano Ronaldo, sementara secara keseluruhan hanya Ronaldo yang memiliki jumlah penampilan dan gol lebih banyak dalam sejarah sepak bola internasional putra.

Artikel Pilihan ThePhrase

 
Banyak dibaca
Artikel Baru
 

News Topic