sportPiala Dunia 2026

Lawan FIFA! UEFA dan CONCACAF Rencanakan Turnamen Jumbo 96 Negara dalam Nations League Lintas Benua

Penulis Ahmad Haidir
Aug 22, 2026
Nations League gabunganakan mempertemukan seluruh 96 anggota UEFA dan Concacaf. Foto UEFA.
Nations League gabunganakan mempertemukan seluruh 96 anggota UEFA dan Concacaf. Foto UEFA.

Thephrase.id - UEFA dan Concacaf mulai membahas rencana pembentukan Nations League gabungan yang akan mempertemukan seluruh 96 anggota kedua konfederasi dalam satu kompetisi internasional baru.

Pembicaraan tersebut disebut masih berada pada tahap awal, tetapi turnamen itu berpotensi digelar mulai 2028 setelah penyelenggaraan Euro berikutnya dan menjadi bagian dari perubahan besar dalam kalender pertandingan internasional.

Rancangan kompetisi akan mengadopsi sistem beberapa liga seperti yang saat ini diterapkan UEFA dan Concacaf melalui Nations League masing-masing, kemudian dilanjutkan dengan babak gugur hingga turnamen final four untuk menentukan juara.

Apabila rencana tersebut terealisasi, timnas-timnas elite Eropa seperti Spanyol, Prancis, Inggris, dan Jerman akan berpeluang menghadapi negara-negara papan atas Concacaf seperti Meksiko, Amerika Serikat, dan Kanada dalam pertandingan kompetitif.

UEFA dan Concacaf sebenarnya sudah memiliki pengalaman menggelar Nations League sejak 2018, termasuk menggunakan jendela internasional yang sama sehingga mekanisme penyelenggaraan kompetisi gabungan tersebut dinilai telah memiliki dasar yang cukup.

Dalam rancangan sementara, babak liga akan dimainkan pada jeda internasional September, Oktober, dan November, sementara babak gugur dijadwalkan berlangsung pada Maret dan pertandingan final digelar pada Juni.

Karena seluruh pertandingan direncanakan berlangsung pada jendela internasional yang telah ditetapkan, masih belum jelas apakah kompetisi tersebut nantinya memerlukan pengesahan dari FIFA untuk dapat dilaksanakan.

The Guardian mengulas, rencana ini juga muncul ketika hubungan UEFA dan Concacaf dengan FIFA tengah berada dalam situasi yang semakin tegang menyusul kontroversi terkait proposal FIFA Forward Enterprise dan posisi Gianni Infantino sebagai Presiden FIFA.

Jumlah tim yang akan ditempatkan di setiap liga belum ditentukan karena pembahasan baru berlangsung dalam beberapa pekan terakhir. Seluruh 96 anggota UEFA dan Concacaf diproyeksikan tetap terlibat dengan sebagian besar pendapatan kompetisi akan dikumpulkan untuk dibagikan.

Skema tersebut berpotensi memberikan tambahan pemasukan bagi negara-negara dengan kekuatan sepak bola yang lebih kecil. Pertandingan kompetitif antara tim-tim besar Eropa dan negara-negara Concacaf juga memiliki nilai komersial yang besar, terutama untuk laga yang digelar di Amerika Serikat, Kanada, dan kawasan Amerika Utara.

Meksiko menjadi salah satu negara yang berpotensi memperoleh keuntungan dari format tersebut setelah Federasi Sepak Bola Meksiko (FMF) sebelumnya disebut mempertimbangkan kemungkinan meninggalkan Concacaf untuk bergabung dengan Konfederasi Sepak Bola Amerika Selatan (Conmebol).

Pembicaraan mengenai kemungkinan tersebut tetap membutuhkan pengesahan FIFA, tetapi kesempatan menghadapi tim-tim Eropa secara rutin dalam pertandingan kompetitif dapat menjadi salah satu pertimbangan bagi FMF untuk mengubah rencana tersebut.

Kompetisi baru itu juga dirancang sebagai pengganti pertandingan internasional yang sudah ada, bukan tambahan terhadap jadwal yang telah ditetapkan, sedangkan pembagian pertandingan berdasarkan wilayah geografis akan diterapkan untuk mengurangi beban perjalanan antarbenua.

UEFA dan Concacaf mulai membahas rencana pembentukan Nations League gabungan. Foto Concacaf.

Konfederasi Sepak Bola Asia (AFC) juga disebut menunjukkan ketertarikan untuk bergabung dalam konsep Nations League berskala global pada masa mendatang. Rencana tersebut masih bersifat jangka panjang karena AFC hingga kini belum memiliki kompetisi Nations League seperti UEFA dan Concacaf.

UEFA dan Concacaf telah meningkatkan kerja sama dalam beberapa waktu terakhir, terutama setelah munculnya kontroversi terkait rencana FIFA Forward Enterprise yang membuat kedua konfederasi semakin berseberangan dengan Infantino.

Kedua konfederasi disebut menilai posisi Infantino tidak lagi dapat dipertahankan terkait perannya dalam proposal tersebut dan kini bekerja sama untuk mengajukan kandidat alternatif yang akan menantangnya dalam pemilihan Presiden FIFA pada Maret 2027.

UEFA memilih tidak memberikan komentar mengenai rencana Nations League gabungan tersebut, tetapi seorang sumber yang mengetahui proposal itu membenarkan bahwa pembicaraan antara kedua konfederasi sedang berlangsung.

Concacaf juga tidak memberikan komentar secara langsung mengenai rencana tersebut, tetapi menegaskan komitmennya terhadap kerja sama dengan konfederasi dan asosiasi sepak bola lain, salah satunya melalui kehadiran tim tamu dalam ajang Concacaf Gold Cup.

Hubungan kuat dengan Conmebol selama ini juga membuat sejumlah negara Amerika Selatan bermain di Gold Cup, sementara Afrika Selatan, Korea Selatan, Arab Saudi, dan Qatar juga pernah ambil bagian sebagai tim undangan dalam kompetisi tersebut. 

Artikel Pilihan ThePhrase

- Advertisement -
 
Banyak dibaca
Artikel Baru
 

News Topic