
ThePhrase.id - Suasana spiritual meningkat secara signifikan karena lebih dari 43 juta jamaah berkumpul di dua tempat paling suci dalam Islam yaitu Masjidil Haram di Mekkah dan Masjid Nabawi di Madinah pada sepuluh hari pertama Ramadan 2026. Jumlah yang luar biasa ini menunjukkan komitmen dan semangat ibadah kaum Muslimin di seluruh dunia di bulan suci Ramadan.
Pada sepuluh hari pertama Ramadan 1447 H, Otoritas Umum untuk pengurusan dua masjid tersebut mengumumkan bahwa 43.840.961 jamaah melaksanakan Umrah dan shalat di Masjidil Haram dan Masjid Nabawi, demikian dilansir dari Saudi Gazzette, Minggu (1/3/2026). Angka-angka ini didasarkan pada indikator operasional yang mengukur total pengunjung ke area tempat shalat dan pelaksanaan ibadah Umrah.
Angka fenomenal ini sekali lagi menunjukkan daya tarik spiritual yang tak tertandingi dari kedua masjid suci tersebut, terutama selama bulan Ramadan ketika ibadah di bulan tersebut memiliki pahala yang berlipat ganda.
Ada ribuan pekerja, relawan, dan petugas keamanan bekerja tanpa henti untuk memastikan kelancaran arus masuk dan keluar, fasilitas yang bersih, dan panduan yang mudah diakses bagi para jamaah.
Pihak berwenang menyatakan bahwa Masjidil Haram menerima 23.839.592 jamaah yang melaksanakan shalat lima waktu dan shalat Tarawih. Di samping itu ada 8.110.498 jamaah yang melaksanakan Umrah.
Sebagian besar pengunjung terkonsentrasi di Kawasan Masjidil Haram, tempat di mana Ka'bah berada. Dari shalat Subuh hingga shalat Tarawih, masjid dipenuhi oleh jamaah yang melakukan aktivitas ibadah yaitu tawaf, shalat, membaca al-Qur’an dan berdoa. Jutaan orang berdiri berdampingan menunjukkan persatuan umat Islam.
Meskipun jumlah jamaah sangat banyak, Masjidil Haram tetap beroperasi seperti biasa. Otoritas Saudi telah menyusun rencana yang komprehensif untuk menjaga ketertiban dan keamanan. Mereka mengendalikan ketertiban dan keamanan di pintu masuk dan mengatur area-area shalat untuk menjaga kelancaran ketertiban dan keamanan ibadah.
Penggunaan sistem digital yang canggih dan personel di lapangan yang sigap dalam memperlancar arus jamaah selama jam-jam padat terutama waktu shalat Maghrib dan Isya.
Di Madinah, Masjid Nabawi juga mengalami peningkatan jumlah jamaah yang luar biasa. Para peziarah yang mengunjungi kota ini untuk menyampaikan salam kepada Nabi Muhammad shallallahu ‘alaihi wa sallam dan berdoa di masjid yang diberkahi ini telah memenuhi area dalam masjid dan juga halamannya.
Otoritas Umum Pelayanan Dua Masjid Suci, mengkonfirmasi ada 10.789.467 jamaah yang melaksanakan shalat lima waktu dan shalat Tarawih, sementara 317.025 jamaah shalat di Raudah Al-Sharifah, dan 784.379 pengunjung memberikan salam kepada Nabi Muhammad shallallahu ‘alaihi wa sallam dan dua sahabatnya (Abu Bakar as-Shiddiq dan Umar bin Khattab RA).
Suasana tenang Madinah di bulan suci Ramadan menarik para jamaah, dan pengunjung dari seluruh dunia. Pengelola masjid telah memfasilitasi distribusi air zam-zam dan layanan kebersihan untuk mengurangi peningkatan permintaan.
Jamaah lanjut usia dan penyandang disabilitas telah diberikan layanan khusus untuk memastikan kemudahan dan kenyamanan selama perjalanan spiritual mereka.
Angka luar biasa lebih 43 juta pengunjung hanya dalam sepuluh hari menegaskan pentingnya Ramadan secara global bagi umat Islam. Apalagi saat bulan Ramadan mendekati hari-hari terakhirnya, keagungan spiritual di malam-malam tersebut akan menarik banyak sekali jamaah, saat di mana lailatul qadr turun menyelimuti alam semesta dan malam tersebut adalah malam yang sangat didambakan oleh segenap kaum Muslimin. (Z. Ibrahim)