
Thephrase.id - Gelombang kekalahan telak yang menimpa wakil Inggris di Liga Champions 2025-2026 menjadi cerita besar pekan ini setelah Manchester City dan Chelsea sama-sama tersingkir dengan selisih mencolok di babak gugur.
Manchester City harus mengakui keunggulan Real Madrid dengan agregat 1–5, menandai kekalahan ketiga beruntun mereka dari klub Spanyol tersebut di kompetisi yang sama.
Dominasi Real Madrid terlihat sejak leg pertama lewat kontribusi Federico Valverde, sebelum ditutup oleh dua gol Vinícius Júnior di Etihad Stadium dalam laga yang juga diwarnai kartu merah Bernardo Silva.
"Ini sulit ketika Anda tertinggal 0–4 dan bermain dengan 10 orang melawan 11, tetapi kami sudah melakukan segalanya," kata manajer Manchester City, Pep Guardiola.
"Kami memiliki tim dan kelompok pemain yang luar biasa, masa depan cerah, ini sedikit proses pembelajaran, seharusnya dimainkan 11 lawan 11, tetapi kami tidak pernah tahu, mungkin kami tetap kalah 0–6, tetapi itulah faktanya," lanjutnya.
Di sisi lain, Chelsea mengalami tekanan lebih berat setelah dihancurkan Paris Saint-Germain dengan agregat 2-8 seusai kalah 0–3 di Stamford Bridge.
Gol cepat Khvicha Kvaratskhelia dan penyelesaian Bradley Barcola membuat pertandingan berjalan timpang sejak awal sebelum Senny Mayulu menambah gol penutup.
"Ini klub besar dengan suporter yang menginginkan kesuksesan instan dan itu wajar, saya memahami kekecewaan mereka karena hasil agregat, kami ingin membuat mereka bahagia dan memberikan malam yang pantas, tetapi ini sangat sulit diterima karena cara kami tersingkir," ujar manajer Chelsea, Liam Rosenior.
Chelsea sempat merespons melalui peluang dari Cole Palmer dan rekan-rekannya, tetapi kesalahan individu termasuk kehilangan bola oleh Moisés Caicedo membuka ruang serangan balik yang berujung gol kedua PSG.
Kekalahan tersebut menjadikan Chelsea sebagai salah satu tim Inggris dengan jumlah kebobolan terbesar dalam babak gugur kompetisi Eropa, sekaligus memperpanjang tren negatif mereka di Liga Champions musim ini.
PSG yang dilatih Luis Enrique tampil konsisten sepanjang dua leg dan memastikan tempat di perempat final dengan status sebagai tim paling produktif di turnamen sejauh ini.
Di sisi lain, Manchester City kini kehilangan peluang di Eropa dan harus mengalihkan fokus ke kompetisi domestik seperti EFL Cup dan FA Cup untuk menjaga peluang meraih trofi.
Rangkaian hasil ini memperlihatkan bagaimana klub-klub Inggris menghadapi tekanan besar saat berhadapan dengan tim elite Eropa di periode penentuan.
PSG akan menghadapi pemenang duel antara Liverpool dan Galatasaray, sementara Real Madrid melanjutkan langkah mereka dengan kepercayaan diri tinggi setelah menyingkirkan Manchester City.