features

Lipsus Kecelakaan Laut: Siaga Selamatkan Diri

Penulis Aswandi AS
Sep 21, 2026
Ilustrasi kecelakaan laut. (Foto: Dok. ThePhrase.id/Ferian Ibrahim)
Ilustrasi kecelakaan laut. (Foto: Dok. ThePhrase.id/Ferian Ibrahim)

ThePhrase.id - Musibah atau kecelakaan yang banyak terjadi pada kapal-kapal  di Indonesia tidak semata-mata karena faktor alam, seperti badai yang membuat kapal karam atau terbaik. Faktor lainnya sering karena kondisi kapal yang overload atau tidak layak, bocor pada lambung atau dinding kapal, atau kebakaran dari dapur, ruang mesin atau konslet listrik. Karena keadaan, seringkali kapal berlayar tanpa dilengkapi alat-alat keselamatan. Biasanya, kapal tenggelam atau terbakar tidak sekaligus atau terjadi dalam waktu cepat, tetapi sedikit demi sedikit dan perlahan, sehingga masih banyak waktu untuk melakukan tindakan penyelamatan

Jika kebetulan berada dalam situasi emergency di atas kapal, ada beberapa hal yang harus dilakukan.

  1. Segera keluar dari dalam ruangan jika mendengar tanda bahaya.  Cari tempat terbuka seperti di atas geladak atau di koridor di sisi-sisi kapal. Pintu keluar atau jalur evakuasi sudah harus diketahui sebelum masuk ruangan.
  2. Tenangkan diri dan jangan panik saat keluar ruangan.  Kepanikan kadang membuat situasi lebih buruk dengan resiko kecelakaan lebih besar. 
  3. Tandai posisi life jacket, pelampung atau sekoci untuk memudahkan menjangkaunya ketika ada aba-aba dari awak kapal. Ikuti arahan awak kapal jika mereka memberi aba-aba. 
  4. Saat terjun ke laut, pastikan life jacket sudah terpasang dan melompat sejauh mungkin dari badan kapal dengan menutup hidung agar tidak kemasukan air. 
  5. Jika tak sempat mengenakan life jacket atau pelampung keselamatan, berpegang pada barang terapung seperti kotak kayu, fiber balok dan lain-lain. Tetap mengapung dan tidak bergerak berlebihan untuk menghemat tenaga. 
  6. Di atas air, usahakan tetap berkelompok untuk saling menguatkan dan memudahkan tim penyelemat untuk menemukan dan mengevakasi.
  7. Berdoa sebelum naik kapal, karena hanya Tuhan Yang Maha Tahu apa yang akan terjadi ke depan.  Maka kita perlu berdoa dan minta perlidungan karena hanya DIA tempat kita memohan dan minta pertolongan. (Dolah dari berbagai sumber). (Aswandi AS) 

Artikel Pilihan ThePhrase

 
Banyak dibaca
Artikel Baru
 

News Topic