regional

LRT Jakarta Rute 1B Velodrome-Manggarai Ditargetkan Beroperasi Agustus 2026

Penulis Ashila Syifaa
Mar 10, 2026
LRT Jakarta. (Foto: lrtjakarta.co.id)
LRT Jakarta. (Foto: lrtjakarta.co.id)

ThePhrase.id - PT Jakarta Propertindo (JakPro) menargetkan LRT Jakarta rute 1B Velodrome–Manggarai dapat mulai beroperasi secara resmi pada Agustus 2026. Sebelum melayani penumpang secara komersial, tahap uji coba operasional direncanakan berlangsung setelah Lebaran.

Direktur Utama PT JakPro, Iwan Takwin, mengatakan saat ini pihaknya tengah mempersiapkan proses commissioning test sekaligus menyelesaikan berbagai persyaratan perizinan operasional yang akan diajukan kepada Kementerian Perhubungan Republik Indonesia.

Iwan mengatakan, perseroan juga tengah menyiapkan proses commissioning atau uji coba operasional jalur tersebut. Tahap ini direncanakan dimulai setelah Lebaran bersamaan dengan penyelesaian proses perizinan.

“Sekarang lagi mulai, habis Lebaran kami akan mulai commissioning test-nya, untuk kemudian paralel menyelesaikan kewajiban perizinan operasionalnya kita submit ke Kemenhub,” kata Iwan, di Jakarta, Jumat (6/3).

Rute Velodrome–Manggarai merupakan bagian dari pengembangan jaringan LRT Jakarta yang diharapkan dapat meningkatkan konektivitas transportasi publik di Ibu Kota. Jalur ini akan menghubungkan kawasan Jakarta International Velodrome dengan Stasiun Manggarai yang merupakan salah satu simpul transportasi utama di Jakarta.

Proyek LRT Jakarta fase 1B tersebut dirancang memiliki lima stasiun, yakni Pemuda Rawamangun, Pramuka BPKP, Pasar Pramuka, Matraman, dan Manggarai. Kehadiran stasiun-stasiun tersebut diharapkan dapat memperluas jangkauan layanan transportasi berbasis rel, khususnya di wilayah Jakarta Timur hingga Jakarta Pusat.

Selain memperkuat konektivitas antarwilayah, jalur ini juga dirancang untuk mendukung integrasi antarmoda transportasi. Di Stasiun Manggarai, penumpang nantinya dapat berpindah moda dengan layanan kereta jarak jauh maupun KRL Commuter Line yang telah beroperasi.

Dengan semakin luasnya jaringan LRT Jakarta, pemerintah daerah berharap masyarakat semakin terdorong untuk beralih dari kendaraan pribadi ke transportasi publik. Upaya ini juga diharapkan dapat membantu mengurangi kemacetan sekaligus meningkatkan efisiensi mobilitas warga di kawasan perkotaan.

Saat ini, LRT Jakarta telah mengoperasikan fase pertama dengan panjang lintasan sekitar 5,2 kilometer yang melayani enam stasiun, yakni Pegangsaan Dua, Boulevard Utara, Boulevard Selatan, Pulomas, Equestrian, dan Velodrome. Apabila fase 1B rampung, total jaringan LRT Jakarta akan mencapai sekitar 12,2 kilometer dengan 11 stasiun, mulai dari Pegangsaan Dua hingga Manggarai.

JakPro mencatat hingga akhir Desember 2025 progres pembangunan LRT Jakarta fase 1B telah mencapai 89,22 persen. Sejumlah struktur utama jalur di koridor Jalan Pemuda, Jalan Pramuka, Jalan Tambak, hingga Jalan Sultan Agung juga telah tersambung.

Selain menyiapkan operasional fase 1B, JakPro juga menyusun rencana pengembangan jaringan LRT Jakarta ke tahap berikutnya. Perencanaan tersebut didasarkan pada kajian kebutuhan layanan serta integrasi antarmoda transportasi.

Dalam rencana jangka panjang, pengembangan LRT Jakarta akan dilanjutkan melalui fase 2A menuju Jakarta International Stadium (JIS) serta fase 2B menuju kawasan Halim Perdanakusuma International Airport.

Kedua rencana pengembangan tersebut telah memperoleh persetujuan perizinan dari Kementerian Perhubungan sejak beberapa tahun lalu. Meski demikian, kelanjutan pembangunan masih dalam tahap kajian, terutama terkait skema pendanaan proyek. [Syifaa]

Artikel Pilihan ThePhrase

 
Banyak dibaca
Artikel Baru
 

News Topic