sportLiga 1 Indonesia

Magis SUGBK, Gemuruh The Jakmania, dan Kemenangan Pertama Persija atas Persib Dalam 6 Laga Terakhir

Penulis Ahmad Haidir
Sep 13, 2026
Kemenangan ini menjadi yang pertama bagi Persija Jakarta atas Persib Bandung dalam enam laga terakhir. Foto Instagram Persija Jakarta.
Kemenangan ini menjadi yang pertama bagi Persija Jakarta atas Persib Bandung dalam enam laga terakhir. Foto Instagram Persija Jakarta.

Thephrase.id - Persija Jakarta masih sempurna di Super League 2026-2027 setelah mengalahkan Persib Bandung 2-1 di SUGBK, Jakarta, Sabtu, 12 September 2026.

Macan Kemayoran juga sekaligus mencatat dua kemenangan beruntun atas tim yang finis di posisi pertama dan kedua pada musim sebelumnya, setelah sebelumnya Persija juga berhasil menaklukkan Borneo FC 1-0.

Kemenangan tersebut juga menjadi perhatian pelatih Persija, Shin Tae-yong, yang menilai perjalanan timnya sejak awal musim memang tidak mudah karena harus menghadapi dua lawan berat secara beruntun.

Shin menyebut dua pertandingan tersebut memberikan tekanan bagi Persija, tetapi keberhasilan melewati dua laga berat itu dengan kemenangan dinilai dapat menjadi pijakan penting bagi tim untuk menjalani kompetisi yang panjang.

"Ya, saat memulai kompetisi musim ini, jadwal awal kami terbilang berat. Laga tandang pertama kami harus menghadapi Borneo FC yang merupakan runner-up musim lalu, dan laga kandang perdana kami langsung berhadapan dengan juara bertahan, Persib Bandung," tegas Shin Tae-yong.

"Jadwal ini jelas menjadi beban psikologis tersendiri bagi kami. Namun, di benak saya, jika kami berhasil melewati dua ujian berat ini dengan hasil sempurna, langkah kami mengarungi sisa kompetisi musim ini akan menjadi jauh lebih mudah," tambahnya.

Shin Tae-yong juga menjelaskan keputusan melakukan pergantian pemain dengan memasukkan Jordi Amat untuk menggantikan Rizky Ridho. Sementara Ivan Mamut mendapat kesempatan menjalani debut dan mampu mencetak gol bagi Persija.

Menurut Shin, Ivan Mamut sejak awal dinilai memiliki kemampuan penyelesaian akhir yang baik sehingga dirinya memilih memasukkan pemain tersebut pada menit-menit akhir ketika Persija membutuhkan ancaman tambahan di lini depan.

"Mengenai Ivan Mamut, sejak awal saya menilai dia adalah pemain yang memiliki insting penyelesaian akhir yang sangat baik. Oleh karena itu, di menit-menit akhir saya menaruh harapan besar kepadanya, dan dia berhasil membuktikannya di lapangan," bebernya.

Sementara itu, pergantian Rizky Ridho dilakukan bukan semata-mata karena pertimbangan taktik setelah sang pemain mengalami persoalan pada otot kakinya ketika pertandingan memasuki sekitar sepuluh menit babak kedua.

Shin juga memberikan penjelasan mengenai keputusan memainkan Kyohei Yoshino di posisi bek kanan, meski posisi tersebut bukan peran utamanya, karena pemain asal Jepang itu dianggap memiliki pengalaman serta kemampuan bermain di sejumlah posisi bertahan.

"Ya, Yoshino adalah pemain yang memiliki segudang pengalaman di kompetisi J-League dan merupakan tipikal pemain bertahan yang sangat tangguh. Dia adalah pemain serbabisa yang mampu mengisi hampir seluruh posisi bertahan, mulai dari gelandang bertahan, sweeper, hingga bek sayap," ucapnya.

"Alasan utama saya memainkannya sebagai bek kanan adalah untuk memperkokoh stabilitas pertahanan tim daripada sekadar fokus membantu penyerangan," tambahnya.

Di sisi lain, Shin mengakui para pemain sayap Persija yang diturunkan dalam pertandingan tersebut masih tergolong muda dan membutuhkan pengalaman menghadapi pertandingan dengan tekanan tinggi serta dukungan puluhan ribu penonton di stadion.

"Ya, untuk posisi pemain sayap, hari ini kami menurunkan Rayhan Hannan, Arlyansyah Abdulmanan, dan Victor Dethan. Ada juga Pratama Arhan yang masuk di babak kedua. Pada dasarnya mereka adalah pemain-pemain yang masih sangat muda," imbuhnya.

"Tampil di stadion sebesar ini dengan puluhan ribu penonton yang hadir tentu membuat mereka merasakan ketegangan yang cukup besar. Namun, dengan terus menambah pengalaman melalui laga-laga besar seperti ini, saya yakin permainan mereka ke depan akan jauh lebih baik," tutur Shin.

"Saya memohon agar para suporter terus memberikan dukungan kepada mereka. Hannan, Victor, Arly adalah pemain muda yang memiliki masa depan cerah. Jika kepercayaan diri mereka sudah semakin matang, mereka pasti akan menampilkan performa yang jauh lebih baik lagi. Oleh karena itu, mohon dukung mereka sebanyak-banyaknya," ungkapnya.

Di kubu Persib, Igor Tolic sebagai pelatih menyampaikan permintaan maaf kepada para suporter setelah timnya gagal mengimbangi permainan Persija pada sebagian besar pertandingan, meski menurutnya perubahan permainan mulai terlihat setelah sejumlah pergantian pemain dilakukan pada 30 menit terakhir.

"Saya meminta maaf kepada para suporter. 60 menit pertama kami tampil, sejujurnya, tidak bagus. Kemudian pada 30 menit terakhir, ketika kami melakukan beberapa pergantian pemain, kami menunjukkan bagaimana seharusnya kami bermain di laga seperti ini," papar Tolic.

"Jadi, menurut saya dalam 30 menit terakhir kami bermain berani, kami ingin mencetak gol, kami menekan (pressing), terus berlari, aktif meminta bola, dan kami mengambil risiko. Kemudian kami hanya kurang sedikit keberuntungan untuk bisa membuat skor menjadi 1-1," tandasnya.

Kemenangan ini menjadi yang pertama Persija atas Persib sejak tiga tahun terakhir dan enam pertandingan sebelumnya, yang disaksikan oleh 58 ribu lebih The Jakmania yang membuat stadion bergemuruh. 

Artikel Pilihan ThePhrase

 
Banyak dibaca
Artikel Baru
 

News Topic