lifestyle

Makin Banyak Diminati, Ini Keunggulan Pembalut Organik

Penulis Nadira Sekar
Oct 14, 2023
Foto: Ilustrasi Pembalut Organik (yoona.id)
Foto: Ilustrasi Pembalut Organik (yoona.id)

ThePhrase.id - Menjaga kesehatan area kewanitaan merupakan hal yang sangat penting bagi setiap perempuan, terutama selama masa menstruasi. Dalam hal ini, pemilihan pembalut menjadi keputusan penting, sebab kualitas dan jenis pembalut yang digunakan memiliki dampak besar pada kesehatan dan kenyamanan wanita

Dalam beberapa tahun terakhir, pembalut organik telah menjadi pilihan yang semakin populer di kalangan wanita. Apa yang membuat pembalut organik begitu diminati? Inilah beberapa keunggulan utama pembalut organik yang membuatnya semakin banyak diminati.

Bahan-bahan Alami

Pembalut organik dibuat dari bahan-bahan alami, seperti kapas organik, serat bambu, jagung dan bahan-bahan lain yang minim plastik. Pembalut biasa bahannya didominasi oleh plastik dengan kandungan kapas yang sedikit.

Ini membuat pembalut biasa memiliki risiko yang tinggi untuk mengiritasi kulit dan gatal. Sementara pembalut organik karena bahannya yang alami biasanya memiliki tekstur yang lebih lembut, nyaman untuk sehari-hari, termasuk aktivitas berat sekalipun.

Minimnya plastik juga meminimalisir kemungkinan terjadinya iritasi pada area selangkangan lebih kecil. Jadi secara tidak langsung, pembalut organik dapat membantu mengurangi risiko terjadinya hiperpigmentasi pasca inflamasi.

Ramah Lingkungan

Pembalut organik biasanya lebih ramah lingkungan daripada pembalut konvensional. Mereka tidak mengandung bahan-bahan sintetis yang sulit terurai di lingkungan. Selain itu, pembalut organik seringkali dikemas dengan bahan yang mudah terurai dan ramah lingkungan. Ini membantu mengurangi dampak negatif pada lingkungan.

Melansir yesdok.com, plastik sekali pakai membutuhkan waktu hingga 800-1000 tahun untuk terurai. Sedangkan bahan alami yang digunakan pada pembalut organik bisa terurai dalam kurun waktu 6-24 bulan. 

Tanpa Klorin dan Bahan Kimia Berbahaya

Banyak pembalut konvensional menggunakan pemutih klorin yang dapat menghasilkan senyawa kimia berbahaya. Melansir femaledaily.com, dr.Arini Widodo.SpKK mengungkap bahwa pembalut konvensional umumnya mengandung bahan kimia senyawa organik volatil (VOC). 

Pada Agustus 2014, Women’s Voices for Earth melaporkan bahwa salah satu merek pembalut menstruasi mengandung styrene, chloromethane, dan chloroform. Pada tahun 2017, lebih dari 200 VOC, termasuk benzene, styrene, dan trichloroethylene, ditemukan di sepuluh jenis pembalut wanita dan panty liner yang dijual di Korea Selatan.

Di sisi lain, pembalut organik umumnya tidak menggunakan klorin atau bahan kimia berbahaya lainnya. Hal ini menjadikannya pilihan yang lebih aman untuk kulit sensitif, serta bahan-bahan alaminya membantu mengurangi risiko iritasi dan alergi.

Tidak Diuji pada Hewan

Kebanyakan pembalut organik tidak diuji pada hewan, sehingga mereka sesuai dengan prinsip etika yang lebih baik. Dengan demikian, wanita yang memperhatikan hak-hak hewan dapat dengan yakin memilih produk yang sejalan dengan nilai-nilai mereka.

Mendukung Pertanian Berkelanjutan

Pembalut organik sering dibuat dari kapas organik yang ditanam dengan metode pertanian berkelanjutan. Ini berarti tidak hanya produknya yang ramah lingkungan, tetapi juga proses produksi yang mendukung lingkungan dan petani lokal. Dengan memilih pembalut organik, Anda ikut serta dalam upaya untuk menjaga keberlanjutan planet kita.

 

[nadira]

 
Related News

Popular News

 

News Topic