
Thephrase.id - Enzo Maresca membuat kejutan pada pertandingan pertamanya sebagai pelatih Manchester City di Premier League dengan menempatkan Marc Guehi sebagai gelandang bertahan.
Keputusan yang awalnya mengundang tanda tanya tetapi akhirnya menjadi salah satu faktor penting dalam kemenangan dramatis atas Bournemouth.
Sebelum pertandingan, perhatian lebih banyak tertuju kepada Manchester United dan Tottenham Hotspur setelah keduanya mengalami kekalahan pada laga pembuka. Sorotan beralih ke Manchester City setelah tertinggal dan kesulitan menghadapi Bournemouth selama sebagian besar pertandingan.
Manchester City sebelumnya juga menelan kekalahan 0-3 dari Arsenal pada Community Shield sehingga pertandingan melawan Bournemouth menjadi kesempatan bagi Maresca untuk membawa timnya meraih kemenangan pertama setelah pergantian pelatih dari Pep Guardiola.
Kejutan terbesar terlihat dari keputusan Maresca memasukkan enam pemain yang memiliki kemampuan bermain sebagai bek ke dalam susunan pemain. Sementara pada sesi pemanasan Guehi terlihat mengikuti latihan lini belakang bersama staf pelatih sebelum menjalankan peran sebagai gelandang bertahan.
Eksperimen tersebut membuahkan hasil ketika Guehi mencetak gol melalui sundulan pada menit ke-84 untuk menyamakan keadaan, sebelum Josko Gvardiol mencetak gol yang membawa Manchester City berbalik unggul dan mengamankan kemenangan.
"Itu hanya ide dari manajer, kami mengerjakannya sepanjang pekan, kami mencoba berbagai hal dan mencari solusi berbeda untuk tim, saya senang pada akhirnya itu berhasil hari ini," ujar Guehi dilansir Sky Sports.
Guehi juga mengakui bahwa dirinya tidak terlalu sering bermain di lini Tengah. Ia merasa nyaman karena mendapatkan banyak bantuan dari rekan-rekannya sehingga dapat menjalankan tugasnya untuk The Citizens.
"Saya menikmatinya karena saya mendapat begitu banyak bantuan dari banyak orang, ketika Anda mendapatkan hal tersebut, Anda merasa nyaman untuk keluar dan bermain serta melakukan apa yang Anda bisa untuk tim," katanya disadur BBC.
Maresca menjelaskan bahwa dirinya sudah mengenal kemampuan Guehi sejak masih menangani Crystal Palace dan melihat potensinya untuk dimainkan sebagai gelandang, sehingga ide itu kemudian diuji dalam beberapa sesi latihan sebelum diterapkan pada pertandingan.
"Marc Guehi tidak pernah bermain sebagai gelandang, tetapi hari ini dia sangat bagus, jadi saya senang dengan kerja keras para pemain, terkadang Anda membayangkan sesuatu, saya mengenal Marc sejak di Palace dan saya selalu berpikir dia bisa bermain sebagai gelandang karena dia sangat bagus, jadi kami mencobanya selama beberapa hari dan menurut saya dia tampil cukup baik," ucap Maresca dinukil BBC.
Di pertandingan lain, Liverpool juga harus bekerja keras untuk mengamankan hasil imbang 2-2 melawan Newcastle United setelah gol penalti Dominik Szoboszlai pada menit ke-99 menyelamatkan dari kekalahan.
Manajer Liverpool, Andoni Iraola, menilai timnya pantas mendapatkan poin setelah dua kali tertinggal di St James' Park.
"Kami tidak pernah menyerah, kami berhasil mendapatkan satu poin dan mungkin rasanya lebih baik karena kami mencetak gol pada menit terakhir," ucap Iraola.
Liverpool masih menghadapi sejumlah persoalan setelah pertandingan tersebut. Termasuk kebutuhan menambah kedalaman skuad, kurangnya kreativitas, performa Florian Wirtz dan Alexander Isak yang belum maksimal. Persoalan lainnya adalah terkait pertahanan ketika Milos Kerkez dan Jeremie Frimpong kesulitan mengantisipasi serangan balik Newcastle.