
Thephrase.id - Pelatih Manchester United, Michael Carrick memastikan kondisi Casemiro tidak mengalami masalah serius setelah absen dalam hasil imbang tanpa gol melawan Sunderland pada Sabtu, 9 Mei 2026 malam WIB.
Ia menyebut gelandang asal Brasil itu diperkirakan siap kembali tampil saat menghadapi Nottingham Forest pada laga terdekat di Old Trafford.
Kabar tersebut menjadi angin segar bagi pendukung Manchester United karena berkesempatan memberikan perpisahan yang layak kepada Casemiro, sosok yang selama empat musim terakhir memegang peran penting dalam menjaga keseimbangan permainan di lini tengah.
Absennya pemain berusia 34 tahun itu kembali memperlihatkan betapa besar pengaruhnya terhadap performa Manchester United setelah gagal memenangkan empat pertandingan Premier League musim ini ketika Casemiro tidak masuk dalam susunan pemain inti.
Manchester United bahkan terlihat kesulitan mengimbangi permainan Sunderland di Stadium of Light meski sebelumnya mampu memenangkan tiga pertemuan terakhir melawan tim asuhan Regis Le Bris tersebut.
Tanpa Casemiro dan juga tanpa Manuel Ugarte yang absen di laga tersebut, Carrick harus memilih antara menarik Kobbie Mainoo lebih dalam sebagai gelandang bertahan atau memberi kesempatan starter pertama kepada Tyler Fletcher yang baru berusia 19 tahun.
Pada akhirnya, Carrick menempatkan Mainoo di posisi nomor enam bersama Mason Mount, sementara Bruno Fernandes tetap dimainkan lebih menyerang karena masih memburu catatan assist yang bisa menyamai rekor milik Thierry Henry dan Kevin De Bruyne sebagai pemain dengan assist terbanyak dalam satu musim Premier League.
Pilihan tersebut ternyata tidak menghasilkan banyak ancaman karena Manchester United baru mampu mencatatkan tembakan tepat sasaran pertama melalui upaya Matheus Cunha pada masa injury time yang masih mampu diamankan kiper Sunderland, Robin Roefs.
Catatan BBC, Sunderland tercatat unggul dalam penguasaan bola, jumlah peluang, hingga expected goals atau xG. Sementara Regis Le Bris menyebut timnya memiliki kontrol permainan yang jauh lebih baik sepanjang pertandingan berlangsung.
Carrick memang melakukan lima perubahan dalam susunan pemain, namun performa Manchester United dinilai kembali memperlihatkan masalah utama mereka musim ini, yakni kurangnya kedalaman skuad dan minimnya kualitas pelapis ketika pemain inti absen.
Manchester United kini diketahui menjadikan penguatan lini tengah sebagai prioritas utama pada bursa transfer musim panas dengan nama-nama seperti Elliot Anderson, Carlos Baleba, Adam Wharton, Mateus Fernandes, dan Alex Scott disebut masuk dalam daftar pemain yang dipantau klub.
Regis Le Bris menilai pengalaman yang dimiliki pemain seperti Casemiro maupun Granit Xhaka tidak bisa diukur hanya lewat statistik karena keberadaan mereka sangat penting dalam mengatur ritme pertandingan, membantu rekan setim menghadapi tekanan, dan menjaga keseimbangan permainan di atas lapangan.
"Sulit untuk mengukurnya, tetapi mereka sangat penting karena pengalaman mereka membantu mengendalikan momentum pertandingan meski suasana sedang emosional, lalu kualitas mereka juga terlihat dari cara menguasai bola di bawah tekanan serta membantu pertahanan bersama rekan setim," tegas Regis Le Bris.
Michael Carrick sendiri menolak anggapan bahwa para pemain Manchester United sudah kehilangan motivasi menjelang akhir musim. Ia menegaskan hasil satu pertandingan tidak akan menjadi dasar utama klub dalam menentukan arah pembangunan skuad untuk musim depan.
"Saya hampir merasa tersinggung ketika ada yang mengatakan itu karena saya melihat bagaimana para pemain mempersiapkan pertandingan dan bagaimana mereka meninggalkan ruang ganti, sebab kalau kami tidak berada dalam kondisi mental yang baik dan tidak termotivasi, saya rasa kami akan kalah hari ini," beber Carrick.