
ThePhrase.id - Manchester United memasuki bursa transfer Januari dengan melakukan penjajakan awal terhadap gelandang Brighton & Hove Albion, Carlos Baleba, yang dipatok dengan nilai transfer sebesar 115 juta poundsterling atau sekitar Rp2,3 triliun.
Gelandang berusia 21 tahun tersebut sebelumnya sudah masuk radar Manchester United pada bursa transfer musim panas, dan hingga kini namanya tetap berada dalam daftar prioritas klub untuk memperkuat sektor tengah.
Laporan terbaru menyebutkan bahwa Manchester United telah menggali syarat dan kondisi kemungkinan transfer Baleba pada Januari 2026, meskipun Brighton & Hove Albion tetap pada pendiriannya bahwa sang pemain tidak masuk daftar jual.
Brighton & Hove Albion dikabarkan hanya bersedia melepas Baleba jika ada klub yang memenuhi nilai 115 juta poundsterling, angka yang akan melampaui rekor transfer Manchester United ketika mendatangkan Paul Pogba senilai 89 juta poundsterling atau sekitar Rp1,78 triliun pada 2016.
Kontrak Baleba bersama Brighton & Hove Albion masih berlaku hingga 2028 dan dilengkapi opsi perpanjangan satu musim, situasi yang menempatkan klub berjuluk The Seagulls tersebut dalam posisi negosiasi yang sangat kuat.
Sepanjang awal musim, performa Baleba sempat mengalami penurunan dibandingkan musim lalu, akan tetapi secara bertahap kembali menunjukkan konsistensi yang membuatnya diminati oleh klub-klub papan atas Liga Inggris dan Eropa.
Selain Baleba, Manchester United juga memantau dua gelandang muda potensial lainnya, yakni Ayyoub Bouaddi dari Lille dan Christos Mouzakitis yang saat ini bermain untuk Olympiacos.

Dalam daftar incaran lini tengah, nama Elliot Anderson milik Nottingham Forest disebut berada di urutan teratas, meskipun gelandang timnas Inggris tersebut diperkirakan baru berpeluang dilepas pada bursa transfer musim panas.
Manchester United juga terus memantau perkembangan Adam Wharton dari Crystal Palace serta Joao Gomes yang memperkuat Wolverhampton Wanderers sebagai alternatif tambahan di sektor tengah.
Nama Tyler Adams dari Bournemouth turut muncul dalam diskusi internal klub dengan valuasi sekitar 40 juta poundsterling atau setara Rp800 miliar.
Pada bursa transfer musim panas sebelumnya, Manchester United tercatat menggelontorkan dana sebesar 225 juta poundsterling atau sekitar Rp4,5 triliun untuk mendatangkan sejumlah pemain anyar ke Old Trafford.
Dari sisi keuangan, Setan Merah berpotensi memangkas beban gaji hingga 1 juta poundsterling per pekan atau sekitar Rp20 miliar per minggu, seiring berakhirnya kontrak Casemiro, Harry Maguire, dan Jadon Sancho, serta potensi hengkang permanen Marcus Rashford yang memiliki gaji 325 ribu poundsterling per pekan atau sekitar Rp6,5 miliar.
Langkah efisiensi yang diterapkan manajemen menghasilkan laba operasional sebesar 13,3 juta poundsterling atau sekitar Rp266 miliar, dengan proyeksi pendapatan tahunan berada di kisaran 640 hingga 660 juta poundsterling atau sekitar Rp12,8 hingga Rp13,2 triliun.
Penjualan Alejandro Garnacho dan Antony, ditambah peminjaman Rashford, Jadon Sancho, serta Rasmus Hojlund, turut membantu klub menekan pengeluaran gaji hingga 6,6 juta poundsterling atau sekitar Rp132 miliar demi memenuhi aturan profit dan keberlanjutan finansial. (Rangga)