sportLiga Inggris

Manchester United Tutup Pramusim dengan Kekalahan, Masih Banyak yang Bolong-Bolong untuk Musim Depan

Penulis Ahmad Haidir
Aug 16, 2026
Marcus Rashford kembali ke Manchester United. Foto X Manchester United.
Marcus Rashford kembali ke Manchester United. Foto X Manchester United.

Thephrase.id - Manchester United menutup rangkaian pramusim dengan kekalahan 2-4 dari AC Milan di Wroclaw, Polandia, Sabtu, 15 Agustus 2026 dalam pertandingan yang kembali mempertemukan dengan mantan pelatihnya, Ruben Amorim.

Setan Merah sebenarnya membuka laga dengan menjanjikan setelah Harry Maguire membawa mereka unggul lewat sundulan ketika pertandingan baru berjalan kurang dari dua menit.

Akan tetapi, keunggulan tersebut tidak bertahan lama karena permainan United perlahan kehilangan kendali dan AC Milan mampu mengeksploitasi sejumlah persoalan yang terlihat sepanjang pertandingan.

Kegagalan Bruno Fernandes mengeksekusi penalti juga menjadi salah satu momen penting dalam pertandingan yang kemudian berakhir dengan kemenangan AC Milan.

Samuel Chukwueze, Alphadjo Cisse, Goncalo Ramos, dan Ruben Loftus-Cheek masing-masing mencetak gol untuk Milan, sedangkan Manchester United hanya mampu menambah satu gol melalui Dorgu setelah sebelumnya Maguire membuka keunggulan.

Melansir Daily Mail, salah satu persoalan paling mencolok terlihat di sisi kiri pertahanan Manchester United karena AC Milan berkali-kali menemukan ruang untuk membangun serangan dari area tersebut.

Chukwueze bahkan memiliki ruang cukup luas ketika mengirim umpan ke tiang jauh yang kemudian dimanfaatkan Cisse untuk menyamakan kedudukan, sementara situasi serupa kembali terjadi ketika umpan dari sisi yang sama membantu Ramos mencetak gol ketiga AC Milan.

Kondisi tersebut semakin mempertegas kebutuhan Manchester United untuk mendatangkan bek kiri baru pada bursa transfer musim panas, terutama setelah muncul rencana untuk melepas Harry Amass dan klub sejauh ini masih mengandalkan Luke Shaw di posisi tersebut.

Michael Carrick sebelumnya telah menyampaikan Manchester United masih membutuhkan tambahan pemain sebelum batas akhir transfer pada 1 September 2026, sementara pertandingan melawan AC Milan menjadi bahan evaluasi penting menjelang laga perdana Premier League.

Selain sektor pertahanan, Manchester United juga memperlihatkan kebutuhan untuk menambah energi di lini tengah karena kombinasi pemain yang tersedia belum sepenuhnya mampu menjaga intensitas permainan sepanjang pertandingan.

Andrey Santos tampil menonjol selama pramusim, sedangkan Youri Tielemans sempat menunjukkan kemampuan mengalirkan bola ke depan, tetapi pertandingan melawan AC Milan memperlihatkan bahwa Manchester United masih membutuhkan gelandang dengan jangkauan permainan lebih luas.

Absennya Mason Mount setelah mengalami masalah pada pertandingan melawan Paris Saint-Germain turut membuat persoalan di lini tengah semakin terlihat, terlebih direktur sepak bola Jason Wilcox hadir langsung menyaksikan pertandingan tersebut.

Marcus Rashford juga kembali mengenakan seragam Manchester United untuk pertama kalinya sejak Desember 202. Ia tampil sebagai penyerang tengah dengan nomor punggung 9, meski klub menegaskan bahwa nomor tersebut masih dapat berubah sebelum musim baru dimulai.

Rashford menunjukkan beberapa momen yang memperlihatkan komitmen dan ancaman dalam permainan, tetapi masa depannya di Old Trafford masih belum sepenuhnya jelas karena Manchester United diketahui terbuka terhadap kemungkinan melepas pemain berusia 28 tahun tersebut.

Apabila Rashford tetap bertahan setelah bursa transfer ditutup, Carrick akan menghadapi tugas untuk memaksimalkan peran pemain Timnas Inggris itu di dalam skuad, terutama dengan adanya Patrick Dorgu dan Matheus Cunha yang juga dapat bermain di sisi kiri.

Masalah lainnya terlihat dari menurunnya tempo permainan Manchester United karena mereka beberapa kali kesulitan menghadapi tekanan Milan ketika menguasai bola maupun saat berusaha merebutnya kembali.

Pada pertandingan sebelumnya melawan Atletico Madrid, Paris Saint-Germain, dan Leeds United, Manchester United menunjukkan permainan dengan tekanan serta sirkulasi bola yang lebih cepat, tetapi pendekatan tersebut tidak terlihat secara konsisten saat menghadapi AC Milan. 

Artikel Pilihan ThePhrase

- Advertisement -
 
Banyak dibaca
Artikel Baru
 

News Topic