Manfaat Jahe, Obat Alami Bagi Tubuh

- Advertisement -spot_imgspot_img
Foto: Ilustrasi Jahe (freepik.com Nature photo created by freepik)

ThePhrase.id – Jahe yang banyak digunakan sebagai bumbu dalam makanan Asia dikatakan sebagai rempah-rempah paling sehat di dunia. Jahe pun telah digunakan dari generasi ke generasi sebagai obat-obatan. Tak hanya digunakan secara tradisional, banyak studi telah membuktikan efektivitas jahe baik secara medis. Berikut beberapa manfaat jahe untuk tubuh.

Mengurangi Rasa Mual
Foto: Ilustrasi Mual (freepik.com Green photo created by stockking)

Manfaat Jahe pertama adalah menjadi obat alami anti-mual yang kuat.

Jahe dapat membantu orang yang menjalani jenis operasi tertentu merasa lebih baik dengan mengurangi mual dan muntah. Rempah-rempah ini juga dapat membantu mengatasi mual yang disebabkan oleh kemoterapi, meskipun masih perlu penelitian lebih lanjut.

Jahe dikatakan sebagai pengobatan yang paling efektif untuk mual yang disebabkan oleh kehamilan, seperti mual di pagi hari. Sebuah studi dari 12 penelitian dengan total 1.278 wanita hamil menemukan bahwa 1,1-1,5 gram jahe dapat mengurangi gejala mual.

Mengurangi Berat Badan

Menurut penelitian yang dilakukan, jahe dapat membantu menurunkan berat badan.

Pada orang dengan kelebihan berat badan atau obesitas, suplemen jahe secara signifikan menurunkan berat badan, mengecilkan pinggang, dan pinggul.

Kemampuan jahe untuk menurunkan berat badan bisa disebabkan oleh berbagai faktor, termasuk kemampuannya untuk membantu meningkatkan pembakaran kalori atau peradangan yang lebih rendah.

Membantu Menurunkan Kadar Kolesterol
Foto: freepik.com Woman photo created by freepik

Beberapa studi telah menunjukkan penurunan kadar kolesterol jahat dengan mengkonsumsi jahe. Dalam penelitian tahun 2018 terhadap 60 orang dengan hiperlipidemia, 30 peserta yang menerima 5 gram bubuk jahe setiap hari selama tiga bulan mengalami penurunan kadar kolesterol LDL (jahat) mereka sebesar 17,4%.

Mencegah Kanker

Jahe telah diteliti sebagai pengobatan alternatif untuk berbagai jenis kanker. Gingerol, yang ditemukan dalam konsentrasi tinggi dalam jahe mentah, dianggap memiliki kualitas anti-kanker. 2 gram ekstrak jahe per hari mengurangi molekul pensinyalan pro-inflamasi di usus besar dalam studi 28 hari terhadap orang-orang yang berisiko normal untuk kanker kolorektal.

Membantu Penyembuhan Infeksi

Gingerol dalam Jahe dapat membantu dalam pencegahan infeksi. Faktanya, ekstrak jahe telah terbukti dapat menekan pertumbuhan berbagai macam kuman.

Menurut penelitian,  kandungan tersebut dikatakan sangat efisien melawan kuman mulut yang terkait dengan gingivitis dan periodontitis. Jahe segar juga dapat membantu mencegah infeksi pernapasan yang disebabkan oleh virus pernapasan syncytial. [nadira]

- Advertisement -spot_img

You might also likeRELATED
Recommended to you