regional

Manggarai Disiapkan Jadi Pusat Integrasi LRT untuk Atasi Macet dan Polusi

Penulis Ashila Syifaa
Feb 12, 2026
Pembangunan LRT Jakarta Fase 1B rute Velodrome-Manggarai. (Foto: beritajakarta.id)
Pembangunan LRT Jakarta Fase 1B rute Velodrome-Manggarai. (Foto: beritajakarta.id)

ThePhrase.id - Pembangunan Stasiun Manggarai pada proyek LRT Jakarta Fase 1B rute Velodrome–Manggarai didorong menjadi salah satu langkah strategis untuk mengurangi emisi karbon, polusi udara, serta kemacetan di Ibu Kota. Jalur ini dinilai sebagai penghubung penting yang mampu mempersingkat waktu perjalanan sekaligus memudahkan mobilitas antarkawasan bagi masyarakat Jakarta.

Anggota Komisi B DPRD DKI Jakarta, Dwi Rio Sambodo, mengapresiasi percepatan pembangunan Stasiun LRT Manggarai. Ia menilai integrasi berbagai moda transportasi seperti KRL Commuter Line, Kereta Api Bandara, dan Transjakarta merupakan langkah krusial dalam mewujudkan konektivitas yang efisien dan modern. Konsep seamless connectivity tersebut diharapkan mempermudah perpindahan penumpang tanpa perlu kembali bergantung pada kendaraan pribadi.

Lebih lanjut, integrasi LRT ini diproyeksikan mampu menekan kemacetan lalu lintas sekaligus mengurangi emisi karbon di Jakarta. Penggunaan transportasi massal berbasis listrik diharapkan mendorong peralihan masyarakat dari kendaraan bermotor pribadi yang selama ini menjadi salah satu penyumbang utama polusi udara perkotaan.

Direktur Teknik dan Pengembangan PT Jakarta Propertindo (Jakpro), Dian Takdir, menegaskan bahwa pengembangan kawasan Manggarai sebagai pusat integrasi antarmoda juga merupakan bagian dari tanggung jawab menjaga kualitas lingkungan. Transportasi berbasis listrik dinilai sebagai solusi efektif untuk menekan emisi karbon dan polusi udara, sekaligus mendukung pembangunan kota yang berkelanjutan.

Selain itu, desain Stasiun Manggarai LRT Jakarta dirancang terhubung dengan berbagai moda transportasi lain guna menghadirkan layanan yang nyaman dan efisien bagi masyarakat. Integrasi ini juga menjadi bagian dari konsep Transit Oriented Development (TOD) yang ramah pejalan kaki dan pesepeda, sehingga mendorong pola mobilitas yang lebih sehat dan berkelanjutan.

Proyeksi operasional LRT Jakarta Fase 1B menunjukkan potensi peningkatan jumlah penumpang secara signifikan hingga puluhan ribu orang per hari. Dengan dukungan regulasi serta pengawasan DPRD, proyek LRT Manggarai diharapkan tidak hanya selesai tepat waktu, tetapi juga benar-benar berfungsi sebagai solusi transportasi yang mampu mengurangi kemacetan dan polusi di Jakarta. [Syifaa]

Artikel Pilihan ThePhrase

- Advertisement -
 
Banyak dibaca
Artikel Baru
 

News Topic