
ThePhrase.id - Mantan Menteri Keuangan, Sri Mulyani Indawati, ditunjuk sebagai dewan pengurus Gates Foundation, yayasan milik pendiri Microsoft, Bill Gates, pada Senin (12/1).
Sri Mulyani dikenal sebagai salah satu menteri keuangan wanita pertama dan terlama di Indonesia yang menjabat mulai dari 2005-2025, serta mantan direktur pelaksana dan kepala operasional Bank Dunia pada periode 2010-2016.
Selain itu, sebagai ekonom yang dihormati secara global, ia dinilai mampu memimpin berbagai reformasi penting di lembaga keuangan serta mengadvokasi kebijakan yang mendorong ketahanan serta pertumbuhan ekonomi inklusif. Menurut Gates Foundation, pengalamannya di bidang kebijakan ekonomi dan pembangunan dinilai akan memberikan perspektif berharga bagi tata kelola dan misi yayasan.
“Kepemimpinannya akan membantu memastikan sumber daya kami terus dimanfaatkan untuk memperluas kesempatan, mendorong pertumbuhan ekonomi yang inklusif, dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat di seluruh dunia.” ujar CEO Gates Foundation sekaligus anggota dewan pengurus, Mark Suzman, melansir laman resmi Gates Foundation.
Pengangkatan Sri Mulyani berlangsung pada momentum penting dalam perjalanan Gates Foundation. Tahun lalu, Ketua Yayasan, Bill Gates, mengumumkan komitmen bersejarah untuk mengalokasikan dana abadi yayasan dalam dua dekade ke depan. Langkah tersebut difokuskan pada tiga tujuan utama, yakni mengakhiri kematian ibu dan bayi yang dapat dicegah, memastikan generasi mendatang terbebas dari penyakit menular mematikan, serta mengangkat jutaan orang keluar dari kemiskinan dan menuju kesejahteraan.
Sri Mulyani menyampaikan rasa terhormatnya atas kepercayaan yang diberikan untuk bergabung dalam dewan pengurus Gates Foundation. Ia menilai, kehadirannya di jajaran pimpinan yayasan tersebut merupakan kesempatan penting untuk berkontribusi dalam upaya global yang berdampak langsung bagi masyarakat luas.
“Dengan waktu 20 tahun untuk menciptakan dampak terbesar bagi kehidupan mereka yang paling membutuhkan, saya merasa terhormat dapat bergabung dengan dewan Gates Foundation di tengah tantangan dan peluang yang krusial ini,” ujar Sri Mulyani.
Ia juga mengungkapkan bahwa kolaborasinya dengan Gates Foundation telah dimulai hampir satu dekade lalu, khususnya dalam mengeksplorasi pemanfaatan teknologi baru untuk memperluas kesempatan dan mendorong pembangunan yang inklusif serta berkelanjutan.
Melalui pengalamannya di bidang keuangan global, kebijakan ekonomi, dan tata kelola pemerintahan yang baik, Sri Mulyani berharap dapat berkontribusi dalam berbagai upaya penyelamatan nyawa dan peningkatan kesejahteraan masyarakat dunia.
Dalam struktur dewan pengurus, Sri Mulyani akan bergabung bersama sejumlah tokoh global lainnya, seperti Ashish Dhawan, Dr. Helene Gayle, Strive Masiyiwa, Thomas J. Tierney, Mark Suzman, serta Bill Gates. Sementara itu, Baroness Nemat (Minouche) Shafik saat ini tengah mengambil cuti sementara karena menjalankan tugas sebagai penasihat ekonomi utama Perdana Menteri Inggris, Sir Keir Starmer. [Syifaa]