sportLiga 1 Indonesia

Marc Klok Bantah Tuduhan Rasis: "Back Bukan Black", Minta Nama Baiknya Dipulihkan

Penulis Ahmad Haidir
May 04, 2026
Gelandang sekaligus kapten Persib Bandung, Marc Klok, buka suara terkait tuduhan rasisme yang diarahkan kepadanya. Foto Instagram Marc Klok.
Gelandang sekaligus kapten Persib Bandung, Marc Klok, buka suara terkait tuduhan rasisme yang diarahkan kepadanya. Foto Instagram Marc Klok.

Thephrase.id - Gelandang sekaligus kapten Persib Bandung, Marc Klok, buka suara terkait tuduhan rasisme yang diarahkan kepadanya dengan menyampaikan klarifikasi lengkap mengenai kejadian yang berlangsung di lapangan.

"Saya dengan tegas membantah tuduhan rasisme yang ditujukan kepada saya," tegas Klok.

Ia menegaskan bahwa informasi yang beredar tidak sesuai dengan fakta dan menyebut penyebaran kabar tersebut telah merugikan nama baiknya sebagai pemain profesional.

"Penyebaran informasi yang tidak benar mengenai sesuatu yang tidak pernah terjadi merupakan hal yang tidak dapat diterima dan merugikan nama baik saya," bebernya.

Klok juga menjelaskan bahwa selama ini ia memegang teguh nilai-nilai dasar dalam berkarier maupun kehidupan sehari-hari, terutama yang berkaitan dengan rasa hormat dan kesetaraan.

"Sepanjang hidup, saya selalu menjunjung tinggi nilai rasa hormat, kesetaraan, profesionalisme, dan anti-rasisme," lanjutnya.

Ia menambahkan bahwa pengalaman bermain bersama pemain dari berbagai latar belakang semakin menguatkan prinsip tersebut, yang selalu ia terapkan baik di dalam maupun di luar lapangan.

"Sepanjang karier saya, saya telah berbagi ruang ganti dengan pemain dari berbagai latar belakang, budaya, dan kebangsaan," sambungnya.

Klok juga menyinggung bahwa orang-orang terdekatnya memahami karakter dan nilai yang ia pegang selama ini, termasuk dalam perannya sebagai pemimpin di tim.

"Satu hal yang pasti, saya selalu memimpin dengan memberi teladan," tambahnya.

Dalam penjelasannya, Klok mengungkapkan bahwa komunikasi telah dilakukan dengan pihak Bhayangkara Presisi Lampung FC untuk meluruskan situasi yang terjadi dengan pendekatan yang tenang.

"Saya telah berbicara dengan beberapa pihak dari Bhayangkara Presisi Lampung FC, baik selama maupun setelah pertandingan, untuk memahami situasi yang terjadi serta mengklarifikasinya dengan sikap hormat dan tenang," kata Klok.

"Give me the ball back."

Ucapan tersebut disampaikan Klok saat timnya mencetak gol dan skor berubah menjadi 1-2, ketika ia meminta bola agar pertandingan bisa segera dilanjutkan dalam upaya mengejar ketertinggalan.

"Ia meminta maaf kepada saya karena sebelumnya mengira saya mengatakan kata 'black'."

Klok menjelaskan bahwa kesalahpahaman tersebut telah diakui oleh pihak pemain maupun pelatih tim lawan, yang menurutnya memahami situasi sebenarnya.

"Namun, manajer mereka, Sumardji, yang tidak berada di dekat lapangan, terus menyebut saya sebagai rasis, baik di dalam lorong stadion, dekat ruang ganti, maupun di lapangan setelah pertandingan," ungkap Klok.

Ia menyebut telah meminta agar tuduhan tersebut dihentikan karena dinilai tidak sesuai fakta dan telah melukai dirinya secara pribadi.

"Saya mengharapkan adanya permintaan maaf resmi dari Bhayangkara Presisi Lampung FC atas kekeliruan dan kesalahpahaman yang merugikan nama saya, serta atas penyebaran tuduhan yang tidak benar," tandasnya. 

Artikel Pilihan ThePhrase

 
Banyak dibaca
Artikel Baru
 

News Topic