
Thephrase.id - Keberadaan dua pembalap muda Indonesia, Mario Suryo Aji dan Veda Ega Pratama, menjadi salah satu faktor yang ikut mendorong antusiasme masyarakat menjelang MotoGP Indonesia 2026 di Sirkuit Internasional Pertamina Mandalika.
MotoGP Indonesia 2026 dijadwalkan berlangsung pada 9-11 Oktober 2026. InJourney Tourism Development Corporation (ITDC) melaporkan penjualan tiket telah mencapai 51 persen ketika balapan tinggal sekitar satu bulan lagi.
Direktur Operasi ITDC, Troy Reza, Warokka mengatakan respons masyarakat terhadap MotoGP Indonesia 2026 sejauh ini cukup tinggi dengan penjualan tiket yang telah melewati separuh dari jumlah yang tersedia.
"Saat ini tiket sudah 50 persen, 51 persen bahkan, dan animo masyarakat cukup luar biasa," tegasnya.
Selain nama-nama besar di kelas MotoGP, Troy menyebut kehadiran Mario Aji dan Veda Ega sebagai pembalap Indonesia yang akan berlaga di Mandalika turut menjadi alasan masyarakat tertarik menyaksikan balapan secara langsung.
"Selain ingin menonton Marc Marquez yang diramal menjadi juara dunia dan belum pernah naik podium di Mandalika, ada juga dua pembalap Indonesia yang tampil, Mario Aji dan Veda Ega Pratama," bebernya.
Mario Aji akan turun di kelas Moto2, sedangkan Veda Ega Pratama bakal menjalani persaingan di kelas Moto3, sehingga keduanya menjadi wakil Indonesia yang dapat disaksikan langsung oleh penonton di Sirkuit Mandalika.
Antusiasme terhadap kedua pembalap muda tersebut turut menjadi bagian dari tingginya minat masyarakat terhadap MotoGP Indonesia 2026, dengan ITDC memasang target kehadiran penonton sebanyak 145 ribu orang pada tahun ini.
Target tersebut mengalami peningkatan dibandingkan penyelenggaraan tahun sebelumnya yang semula mematok 120 ribu penonton, tetapi pada akhirnya mampu mencatatkan jumlah kehadiran sekitar 140 ribu orang.
"Target kami 145.000 penonton, tahun lalu dari target 120.000, realisasinya mencapai 140.000 penonton, sekarang kami naikkan ke 145.000," ucapnya.
Minat terhadap MotoGP Mandalika juga tidak hanya datang dari dalam negeri.Troy mengungkapkan adanya pembelian tiket dari luar Indonesia, termasuk dari negara yang selama ini tidak secara langsung berkaitan dengan pasar utama MotoGP Mandalika.
"Mengejutkan juga, ada yang membeli tiket dari Monako, artinya, secara branding, secara pengetahuan masyarakat luar terhadap Mandalika sudah semakin baik," tuturnya.
Dari sisi persiapan, ITDC menyatakan penyelenggaraan MotoGP Indonesia 2026 telah mencapai sekitar 80 persen dan saat ini memasuki tahap akhir sebelum seluruh rangkaian balapan dimulai di Mandalika.
"Kami tinggal menghitung hari, kurang lebih tiga minggu, secara keseluruhan sudah siap, tinggal eksekusi, race dan non-race sudah siap," ungkapnya.
Para pembalap MotoGP 2026 dijadwalkan tiba di Lombok sekitar satu pekan sebelum balapan, sementara ITDC juga menyiapkan Riders Parade di Kota Mataram yang akan melibatkan para pembalap dari kelas MotoGP, Moto2, dan Moto3.