
Thephrase.id - Timnas Iran menegaskan tidak ada pihak yang dapat mengeluarkan mereka dari Piala Dunia 2026 setelah Presiden Amerika Serikat, Donald Trump, menyebut keikutsertaan mereka berpotensi membahayakan keselamatan negara tersebut.
Pernyataan Trump disampaikan melalui platform Truth Social pada Kamis, 12 Maret 2026 dengan menyebut bahwa kehadiran Timnas Iran di Piala Dunia tidak tepat jika mempertimbangkan aspek keamanan.
Sehari sebelumnya, Presiden FIFA Gianni Infantino, menyampaikan bahwa dirinya telah bertemu Trump di Washington, D.C. dan mendapatkan penegasan bahwa Timnas Iran tetap dipersilakan mengikuti turnamen tersebut.
Timnas Iran kemudian merespons melalui pernyataan resmi yang diunggah di akun Instagram pada Kamis, 12 Maret 2026.
"Piala Dunia adalah ajang bersejarah dan internasional, dan badan yang mengaturnya adalah FIFA, bukan individu ataupun negara mana pun," tulis Timnas Iran.
"Timnas Iran, dengan kekuatan serta serangkaian kemenangan menentukan yang diraih para putra pemberani Iran, menjadi salah satu tim pertama yang memastikan diri lolos ke turnamen besar ini," sambungnya.
"Tidak seorang pun dapat mengeluarkan tim nasional Iran dari Piala Dunia; satu-satunya negara yang dapat dikeluarkan adalah pihak yang hanya menyandang status 'tuan rumah' tetapi tidak memiliki kemampuan menyediakan keamanan bagi tim-tim yang berpartisipasi dalam ajang global ini," lanjutnya.
Timnas Iran memastikan tiket ke Piala Dunia tahun lalu dan dijadwalkan memainkan laga penyisihan grup di Los Angeles serta Seattle.
Ketidakpastian mengenai keikutsertaan Timnas Iran muncul setelah serangan militer Amerika Serikat dan Israel ke wilayah Iran yang menewaskan pemimpin Iran Ali Khamenei.
Serangan balasan kemudian terjadi di berbagai wilayah Timur Tengah dan memperbesar ketegangan geopolitik di kawasan tersebut.
Perwakilan Timnas Iran juga tidak hadir dalam pertemuan perencanaan Piala Dunia yang digelar di Atlanta pekan lalu bersama seluruh federasi peserta.
Menteri Olahraga Iran, Ahmad Donyamali, bahkan mengatakan kepada televisi pemerintah bahwa setelah serangan militer Amerika Serikat, Timnas Iran "pasti" tidak dapat berpartisipasi di Piala Dunia.