lifestyleHealth

Mengenal Child’s Pose, Gerakan Sederhana dengan Segudang Manfaat

Penulis Ashila Syifaa
Oct 09, 2026
Ilustrasi gerakan yoga, child's pose. (Foto: Magnific/yanalya)
Ilustrasi gerakan yoga, child's pose. (Foto: Magnific/yanalya)

ThePhrase.id - Belakangan ini, yoga menjadi salah satu olahraga yang diminati masyarakat. Tak hanya bermanfaat untuk melatih kelenturan dan keseimbangan tubuh, beberapa pose yoga juga bisa dilakukan untuk meregangkan otot dan melemaskan tubuh di sela-sela kesibukan harian, seperti child’s pose.

Yoga memiliki beragam gaya, gerakan, dan rangkaian pose (flow) dengan manfaat yang berbeda-beda bagi tubuh dan pikiran. Salah satunya adalah child’s pose, yaitu pose istirahat yang mengajarkan bahwa diam sejenak dan tidak melakukan apa-apa juga bisa menjadi bagian penting dari latihan. Meski terlihat sederhana, pose ini membutuhkan kesadaran untuk memperlambat gerakan, mengatur napas, dan memberi tubuh waktu untuk beristirahat, sama pentingnya dengan pose yoga yang lebih dinamis.

Menurut instruktur yoga Valerie Williams, melansir Cleveland Clinic, child’s pose merupakan gerakan peregangan seluruh tubuh yang sederhana dan membantu tubuh merasa lebih rileks. Pose ini juga dikenal sebagai balasana atau shishuasana dalam bahasa Sanskerta dan berasal dari praktik yoga tradisional di India kuno.

Dalam kelas yoga modern, child’s pose kerap dilakukan pada awal atau akhir sesi latihan, maupun di antara gerakan yang lebih kompleks. Instruktur yoga biasanya mengarahkan peserta untuk melakukan pose ini setelah menahan posisi tertentu dalam waktu cukup lama atau menyelesaikan rangkaian gerakan dinamis (vinyasa). Tujuannya untuk memberikan waktu bagi tubuh beristirahat, memulihkan tenaga, dan menenangkan pikiran.

Manfaat Melakukan Child’s Pose

1. Membantu tubuh lebih rileks

Sebagai bagian dari latihan restorative yoga, child’s pose dapat mengaktifkan sistem saraf parasimpatis yang berperan dalam mengelola stres, membantu meredakan nyeri kronis, dan meningkatkan kualitas tidur.

2. Menjaga kesehatan jantung

Sebuah penelitian “Effect of Balasana on cardiac parameters among healthy medical students” pada 2017 yang melibatkan 100 mahasiswa kedokteran menunjukkan adanya penurunan tekanan darah dan detak jantung saat istirahat setelah peserta melakukan balasana selama lima menit setiap hari selama 90 hari.

3. Meredakan ketegangan otot

Pose ini membantu meregangkan berbagai bagian tubuh yang rentan mengalami ketegangan, seperti punggung bawah, panggul, paha, pinggul, pergelangan kaki, bahu, dan tulang belakang.

4. Meningkatkan kesadaran tubuh dan pikiran

Dipadukan dengan teknik pernapasan dalam, child’s pose dapat membantu seseorang lebih menyadari kondisi tubuhnya sekaligus menenangkan pikiran. Latihan ini juga dapat membantu mengelola kecemasan, pikiran berlebihan, keraguan terhadap diri sendiri, dan pikiran mengganggu.

5. Mendukung fungsi pencernaan

Posisi tubuh yang terlipat dengan perut mengarah ke paha memberikan tekanan ringan pada area perut, yang dapat membantu merangsang pergerakan sistem pencernaan.

Seperti latihan fisik atau peregangan lainnya, konsistensi menjadi kunci untuk mendapatkan manfaat child’s pose. Semakin rutin pose ini dilakukan dalam latihan yoga, semakin besar peluang untuk meningkatkan kelenturan tubuh dan kesadaran akan hubungan antara tubuh dan pikiran. Gerakan ini juga bisa menjadi bagian dari rutinitas pagi hari atau dilakukan pada malam hari sebelum tidur untuk membantu tubuh lebih rileks dan memulihkan diri. [Syifaa]

Tags Terkait

Artikel Pilihan ThePhrase

 
Banyak dibaca
Artikel Baru
 

News Topic