regional

Mengenal Kota Batik Paling Populer di Indonesia

Penulis Ashila Syifaa
Oct 09, 2023
Foto: dok. ThePhrase.id
Foto: dok. ThePhrase.id

ThePhrase.id - Batik merupakan salah satu warisan budaya yang tak hanya dikenal di Indonesia tetapi juga di dunia. Sejarah panjang kain batik tak lepas dari perkembangan kerajaan dan persebaran ajaran agama Islam di Pulau Jawa. 

Selain karya batik dan motifnya yang dikenal, beberapa kota di Indonesia memiliki julukan kota batik karena menjadi kota produksi batik terbesar. Tak hanya itu, julukan kota-kota batik ini memiliki motif dan ciri khasnya tersendiri.

Berikut kota-kota di Indonesia yang dijuluki sebagai Kota Batik:

1. Pekalongan

Mengenal Kota Batik Paling Populer di Indonesia
Pekalongan dengan tagline “World's City of Batik”. (Foto: dpmptsp.pekalongankota.go.id)

Kota ini merupakan salah satu kota pesisir di pantai utara Provinsi Jawa Tengah. Kota Pekalongan mememiliki julukan kota batik karena memiliki akar sejarah kerajinan batik yang kuat. Menurut laman Pemerintah Kota Pekalongan, batik di kota Pekalongan diperkirakan sudah ada sekitar tahun 1800.

Perkembangan batik semakin pesat setelah perang Diponegoro atau perang Jawa pada tahun 1825-1830. Terjadinya perang tersebut mendesak keluarga keraton Mataram serta pengikutnya untuk meninggalkan kerajaan dan tersebar di beberapa daerah di Jawa.

Hal ini mendorong terjadinya penyebaran pengrajin batik di beberapa daerah, seperti Mojokerto, Tulungagung, Gresik, Surabaya dan Madura. Selain itu juga tersebar di Pekalongan, Banyumas, Kebumen, Tegal, dan Cirebon. Khususnya di Pekalongan yang sudah memiliki akar membatik, kain ini semakin berkembang pesat dan menjadi kota produksi batik terbesar di Indonesia. 

2. Yogyakarta

Mengenal Kota Batik Paling Populer di Indonesia
Batik yang digunakan di Keraton. (Foto: kratonjogja.id)

Kota batik yang satu ini menjadi salah satu yang paling populer dan menjadi kota wisata yang menawarkan berbagai macam wisata budaya dan seni yang menarik. Salah satunya adalah batik khas Keraton Yogyakarta. 

Bahkan pada tahun 2014, Dewan Kerajinan Dunia atau World Craft Council menetapkan kota ini sebagai Kota Batik Dunia. 

Yogyakarta memiliki nilai sejarah tinggi sebagai daerah kerajaan yang berperan penting dalam perkembangan batik. Selain itu juga karena keaslian batik yang masih dilestarikan dan digunakan pada tradisi budaya pembatikan serta penggunannya. 

Perkembangan batik di Yogyakarta juga masih mempertahankan tradisinya yang diwariskan dari generasi ke generasi. Tak hanya dalam bentuk kain jarik atau selendang, batik telah dikembangkan secara inovatif dan kreatif agar mengikuti perkembangan zaman.

Hadirnya sentra-sentra batik yang telah ada sejak berabad-abad yang lalu juga menjadikan Yogyakarta sebagai produsen batik terbesar yang memiliki nilai ekonomi tinggi. 

3. Solo (Surakarta)

Mengenal Kota Batik Paling Populer di Indonesia
Sentra Industri Batik di Kota Solo. (Foto: surakarta.go.id)

Mendapatkan pengaruh dari kerajaan Majapahit, Mataram, hingga masuknya Islam ke Nusantara, menjadikan kota Solo sebagai kota yang memiliki perkembangan batik yang pesat. Salah satu produsen dan toko batik yang terkenal yaitu, Batik Danar Hadi merupakan produsen asal Kota Solo yang berdiri sejak tahun 1967. 

Tak hanya itu, Solo juga memiliki banyak kampung batik yang dapat dikunjungi untuk mempelajari batik dan prosesnya. Salah satunya adalah Kampung Batik Kauman yang merupakan sentra batik tertua di Kota Solo yang memiliki sejarah peninggalan persebaran agama Islam.

Dengan adanya kota-kota ini, batik dapat semakin dikenal dan dipromosikan sehingga perkembangannya semakin pesat dan terlestarikan untuk diwariskan pada generasi-generasi berikutnya. [Syifaa]

 

 
Related News

Popular News

 

News Topic