Menjaga Kesehatan Mental di Era Digital

- Advertisement -spot_imgspot_img

ThePhrase.id – Pada era digital, sebagian orang semakin bergantung pada media sosial untuk melampiaskan perasaan kesepian dan kecemasan. Namun hal ini mengakibatkan ketergantungan yang tidak baik untuk kesehatan mental maupun tubuh.

Semakin sering menghabiskan waktu di depan layar dapat menyebabkan perilaku adiktif, keterkaitan emosional pada media sosial yang lebih mendalam dan penderitaan mental yang lebih dalam lagi.

Meskipun media sosial memiliki dua sisi yaitu positf dan negatif yang saling berkaitan tetapi dalam dimensi yang berbeda. Untuk sisi yang positif media sosial dapat meningkatkan kepuasan hidup dan kebahagiaan yang subjektif.

Sedangkan sisi negatifnya adalah meningkatkan pertanda depresi dan kecenderungan bergantung pada penggunakan media sosial. Hal ini akan mengurangi ikatan interpersonal sosial yang berdampak buruk pada kesehatan mental.

Beberapa upaya telah dilakukan untuk mengurangi kecenderungan penggunaan media sosial. Penelitian dari Ruhr-Universitätt di Bochum, Germany meneliti pengaruh mengurangi penggunaan media sosial dan diubah dengan melakukan aktifitas fisik.

Ilustrasi berolahraga (Foto: Alodokter)

Julia Brailosvskaia asisten profesor di Pusat Penelitian dan Perawatan Kesehatan Mental universitas, memimpin percobaan selama dua minggu. Timnya menyarankan dapat membantu para partisipan untuk meningkatkan kepuasan hidupnya.

Setelah melakukan penelitian selama dua minggu, timnya melakukan followup setelah enam bulan. Ditemukan bahwa partisipan dapat mengikuti saran dari peneliti untuk menukar kebiasaan dan ketergantungan pada media sosial dengan aktifitas fisik. Hasilnya mereka dapat mengurangi kecenderungan menggunakan media sosial. Beberapa partisipan pun mengakui mereka lebih bahagia dan juga dapat mengurangi kecenderungan untuk merokok.

Dalam penelitiannya disarankan untuk menghabiskan setidaknya 30 menit untuk melakukan kegiatan fisik seperti berolahraga, jalan kaki atau berkegiatan fisik yang ringan lainnya. Hal ini dapat meningkatkan kesejahteraan emosi dan mengurangi stres. Selain itu, dengan melakukan kegiatan ini secara rutin pengguna sosial media dapat mengikuti pola dan mengurangi kecanduan pada media sosial.

Tak hanya sehat untuk tubuh saja tentunya dengan berolahraga dan berkegiatan fisik dapat memperbaiki kesehatan mental dan bermanfaat untuk otak.

Manfaat Berkegiatan Fisik untuk Otak

Menurut psikiater Zablow berkegiatan fisik sangat penting untuk pemulihan. “Bagian penting dari setiap program perawatan yang direkomendasikan adalah olahraga. Psikoterapi dan pengobatan, tidak akan bekerja dengan baik jika seseorang tidak berolahraga,” katanya.

Ia juga menambahkan bahwa berolahraga dapat meningkatkan produksi neurotransmitters, yang merupakan pembawa pesan kimiawi di dalam tubuh. Tak hanya itu, neurotransmitters juga berperan sebagai antidepresan alami dan molekul antikecemasan. [Syifaa]

- Advertisement -spot_img

You might also likeRELATED
Recommended to you