regional

MesaStila 100 Lari Lintas Alam Melintasi Pegunungan di Jawa Tengah

Penulis Ashila Syifaa
Sep 28, 2023
Jalur lari linta alam melintasi pegunungan di Jawa Tengah. (Foto: Instagram/mesastila100)
Jalur lari linta alam melintasi pegunungan di Jawa Tengah. (Foto: Instagram/mesastila100)

ThePhrase.id - Bagi yang hobi lari maraton dan senang menghadapi tantangan, MesaStila 100 kembali hadir untuk memacu jantung dengan melintasi pegunungan dengan keindahan alam yang memanjakan mata. 

MesaStila 100 adalah sebuah kompetisi lari lintas alam yang diadakan setiap tahunnya di Jawa Tengah. Tahun 2023 ini merupakan gelaran yang ke-13 dan akan diselenggarakan pada  6-8 Oktober 2023. 

Berbeda dari event kompetisi lari lainnya, MesaStila 100 menyediakan jalur yang menantang dengan pilihan rute melewati beberapa pegunungan di Jawa Tengah. Kompetisi ini ingin memberikan wadah bagi peserta tak hanya untuk berkompetisi namun juga untuk menantang diri untuk mencapai  yang terbaik.

Acara ini digelar di MesaStila Resort and Spa untuk lokasi start dan finishnya yang jalurnya menyuguhkan keindahan yang tiada dua, tentunya akan membangun pengalaman yang tak terlupakan bagi pelari. Melansir laman Kemenparekraf, tahun ini MesaStila 100 menargetkan sebanyak 300 pelari dalam negeri maupun internasional. 

Event lagi ini menghadirkan sebanyak lima kategori, yaitu 100K, 65K, 42K, 21K, dan 12K. Masing-masing jalurnya memiliki medan yang berbeda-beda dengan tantangan tersendiri. Jalur-jalur ini memiliki tantangan yang melibatkan pendakian bukit yang berat, sehingga acara ini dapat disebut sebagai Trail Running Race. 

Peserta akan ditantang melalui jalur terjal, hutan yang ditumbuhi tanaman, jalan kecil di pedesaan, persawahan, dan masih banyak lagi. Peserta lari akan menghadapi jalur lintasan gunung-gunung di Magelang seperti Gunung Andong (1726 m), Gunung Merbabu (3145 m), Gunung Telomoyo (1894 m), dan Gunung Giliituri (1368 m). 

Karena lintasan yang cukup menantang ada beberapa persyaratan yang harus dipenuhi untuk dapat mengikuti acara ini. Salah satunya adalah sudah pernah menyelesaikan lari lintas alam sebelum waktu cut-off pada kurun waktu antara Januari 2021 dan Desember 2022 dengan rincian sebagai berikut:

●  100K – menyelesaikan lari lintas alam pada kategori minimum 65K,

●  65K – menyelesaikan lari lintas alam pada kategori minimum 42K,

●  42K – menyelesaikan lari lintas alam pada kategori minimum 21k,

●  21K and 12K – tidak memiliki kualifikasi tertentu, namun peserta harus mempertimbangkan kondisi alam dan cuaca.

Masing-masing lintasan memiliki batasan waktu pelaksanan larinya, yaitu 100K selama 31 jam, 65K selama 20 jam, 42K selama 13 jam, 21K selama 7 jam sedangkan untuk lintasan 12k dilaksanakan selama 3 jam. [Syifaa]

 

 

 

 
Related News

Popular News

 

News Topic