
ThePhrase.id - Menteri Pertanian Kabinet Merah Putih, Andi Amran Sulaiman, tengah membangun mesjid megah di kota kelahirannya Makassar, Sulawesi Selatan.
Tak main-main, mesjid yang diberi nama “Mesjid Hajjah Andi Nurhadi” itu dibangun dengan menggunakan dana pribadi yang mencapai anggaran sekitar Rp1 triliun.
Dibangun sejak 2023 lalu, proses pembangunan mesjid ini telah mencapai 98 persen dan ditargetkan bisa digunakan paling lambat pada 2027 mendatang.
Humas PT Tiran Grup sekaligus Direktur AAS Foundation, Rezki Mulyadi, selaku pengelola mengatakan, saat ini pekerjaan difokuskan pada tahap finishing interior serta eksterior.
“Progres fisik sudah 98 persen dan kubah sudah tertutup sepenuhnya. Saat ini tim fokus pada pekerjaan finishing, baik interior maupun eksterior, agar mesjid segera siap digunakan,” kata Rezki, dikutip dari Mabur, Selasa (20/10/2026).
Pengelola menyebut mesjid yang memakai nama Ibu Amran ini tidak hanya dirancang sebagai tempat ibadah. Namun juga diproyeksikan sebagai pusat kegiatan keagamaan, sosial, pendidikan, serta pengembangan peradaban Islam di kawasan Indonesia Timur.
“Bapak Amran ingin mesjid ini hidup dan memberi manfaat luas bagi umat, bukan sekadar bangunan megah,” ujar Rezki.
Pembangunan mesjid tersebut juga menjadi bagian dari kegiatan filantropi Amran melalui AAS Foundation. Yayasan tersebut dibentuk setelah Amran menyelesaikan masa jabatan pertamanya sebagai Menteri Pertanian pada 2019.
Menurut pengelola, sebagian hasil usaha Amran kemudian digunakan sebagai wakaf untuk pembangunan mesjid.
Terinspirasi Kota Madinah dan Kapal Pinisi
Mesjid Hajjah Andi Nurhadi memiliki kapasitas sekitar 20.000 jemaah berlantai 3. Detail desain bangunan menggabungkan unsur budaya Sulawesi Selatan dengan konsep arsitektur mesjid modern.
Desain mesjid ini mengambil inspirasi dari kapal pinisi yang merupakan identitas budaya masyarakat Bugis dan Makassar. Selain itu desainnya juga terinspirasi dari Mesjid Istiqlal di Jakarta hingga Kota Madinah di bagian halamannya.
Salah satu bagian yang menyolok dari mesjid ini adalah menara mesjid setinggi 171 meter yang dilengkapi fasilitas mewah berupa sky restaurant deluxe dan observation deck.
Tak hanya itu mesjid ini juga dilengkapi Museum Rasulullah yang berisi kisah perjalanan Nabi Muhammad SAW, serta berbagai lorong bersejarah lainnya. Mulai dari lorong gajah, lorong qisah, lorong mukjizat, lorong Sidratul Muntaha, dan lorong Al-Qur’an.
Dirancang mampu menampung sekitar 10.000 jemaah pria dan sekitar 5.000 jemaah wanita, mesjid ini juga dilengkapi aula berkapasitas sekitar 1.000 orang dengan aksen warna emas.
Sementara fasilitas lainnya meliputi perpustakaan, playground, taman pendidikan Al-Qur’an, kantor, dan plaza UMKM. (Z. Ibrahim)