trending

Mewabah di Sebuah Kapal Pesiar, Apa itu Hantavirus?

Penulis Nadira Sekar
May 07, 2026
Foto: Ilustrasi Tikus (magnific.com photo by wirestock)
Foto: Ilustrasi Tikus (magnific.com photo by wirestock)

ThePhrase.id - Sebanyak tiga orang dilaporkan meninggal dunia setelah diduga terdampak wabah hantavirus di sebuah kapal pesiar yang tengah berlayar dari Argentina menuju Tanjung Verde.

Melansir BBC.com, Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) menyebutkan bahwa satu kasus hantavirus telah terkonfirmasi, sementara lima kasus lainnya masih berstatus dugaan dan dalam proses penyelidikan. Hingga kini, WHO terus melakukan investigasi lanjutan, termasuk pengujian laboratorium untuk memastikan sumber penularan serta pola penyebaran infeksi di kapal tersebut.

Lantas, apa sebenarnya hantavirus dan seberapa berbahaya penyakit ini?

Apa Itu Hantavirus?

Mengutip Alodokter, hantavirus merupakan kelompok virus yang dapat menyebabkan gangguan serius pada paru-paru maupun ginjal. Infeksi ini dapat berkembang menjadi dua kondisi utama, yaitu hantavirus pulmonary syndrome (HPS) yang menyerang sistem pernapasan, serta hemorrhagic fever with renal syndrome (HFRS) yang memengaruhi pembuluh darah dan ginjal.

Penyakit ini termasuk zoonosis, yaitu infeksi yang ditularkan dari hewan ke manusia. Penularannya umumnya terjadi melalui kontak dengan urine, feses, atau air liur hewan pengerat seperti tikus yang terinfeksi, maupun dari partikel yang terhirup di udara.

Seberapa Berbahaya?

Meski tergolong jarang, hantavirus memiliki tingkat fatalitas yang cukup tinggi. Pada kasus HPS, angka kematian dapat mencapai sekitar 40 persen, sementara HFRS berkisar antara 5 hingga 15 persen.

Gejala awal biasanya menyerupai flu, seperti demam, sakit kepala, nyeri otot, serta mual. Namun, kondisi dapat berkembang cepat menjadi lebih serius, seperti sesak napas, batuk, hingga gangguan berat pada paru-paru dan jantung. Dalam beberapa kasus, infeksi juga dapat menyebabkan gagal ginjal, syok, hingga berujung kematian.

Pengobatan dan Pencegahan

Hingga kini, belum ada pengobatan spesifik yang benar-benar dapat menyembuhkan infeksi hantavirus. Meski demikian, perawatan intensif dapat membantu meningkatkan peluang kesembuhan dengan meredakan gejala dan mencegah komplikasi.

Pasien umumnya memerlukan terapi oksigen, pemberian cairan infus, hingga penggunaan alat bantu pernapasan pada kondisi berat.

Karena belum tersedia vaksin, pencegahan menjadi langkah paling penting. Mengutip Halodoc, upaya yang dapat dilakukan antara lain menjaga kebersihan lingkungan, menghindari kontak dengan tikus dan kotorannya, serta menggunakan alat pelindung diri saat berada di area berisiko tinggi. [nadira]

Artikel Pilihan ThePhrase

 
Banyak dibaca
Artikel Baru
 

News Topic