sportLiga Inggris

Mikel Arteta Blak-blakan Ceritakan Hubungannya dengan Pep Guardiola

Penulis Rangga Bijak Aditya
Feb 01, 2026
Mikel Arteta dengan Arsenal kembali terlibat persaingan langsung dengan Pep Guardiola dengan Manchester City dalam perebutan gelar Premier League. Foto Instagram Mikel Arteta.
Mikel Arteta dengan Arsenal kembali terlibat persaingan langsung dengan Pep Guardiola dengan Manchester City dalam perebutan gelar Premier League. Foto Instagram Mikel Arteta.

ThePhrase.id - Mikel Arteta dengan Arsenal kembali terlibat persaingan langsung dengan Pep Guardiola dengan Manchester City dalam perebutan gelar Premier League, akan tetapi relasi profesional keduanya tetap terjaga di tengah tensi papan atas.

Arsenal menyamakan hubungannya dengan Guardiola sebagai bentuk rivalitas sehat yang mengingatkannya pada dinamika persaingan dua legenda tenis dunia, Rafael Nadal dan Roger Federer.

Arteta mengawali karier kepelatihannya di level elite sebagai asisten Guardiola di Manchester City, sebuah tahapan yang membentuk pendekatan taktik dan kepemimpinannya sebelum menangani Arsenal.

Dalam beberapa musim terakhir, Manchester City di bawah Guardiola kerap menjadi penghalang Arsenal untuk mengakhiri penantian gelar Premier League, termasuk tiga musim beruntun saat The Gunners finis sebagai runner-up.

Arsenal sempat meraih Piala FA pada musim 2019-2020 di tahun pertama Arteta menjabat, akan tetapi sejak itu belum kembali mengangkat trofi mayor meski konsisten berada di papan atas.

Memasuki musim ini, Arsenal memimpin klasemen Premier League dengan keunggulan empat poin atas Manchester City, meski jarak tersebut sempat terpangkas akibat tiga laga tanpa kemenangan melawan Liverpool, Nottingham Forest, dan Manchester United.

Mikel Arteta Blak blakan Ceritakan Hubungannya dengan Pep Guardiola
Dalam beberapa musim terakhir, Manchester City di bawah Pep Guardiola kerap menjadi penghalang Arsenal asuhan Mikel Arteta untuk mengakhiri penantian gelar Premier League. (Foto: Instagram Manchester City)

Potensi pertemuan Arsenal dan Manchester City masih terbuka di final Piala Liga Inggris serta lanjutan Liga Champions, akan tetapi Arteta menilai intensitas persaingan tidak seharusnya menggerus relasi antarpelatih.

"Bagi saya, justru akan menjadi hal yang mengejutkan jika hubungan itu tidak dipertahankan, karena menurut saya itu akan menjadi contoh yang sangat buruk bagi olahraga," beber Arteta.

"Dalam olahraga, kita harus belajar, dan mungkin pelajaran terbesar yang diberikan olahraga kepada kita adalah hubungan yang dimiliki, misalnya, Rafael Nadal dan Roger Federer," tegas Arteta..

"Saya jelas tidak berada di level itu, tetapi dua atlet terbaik tersebut mampu menjaga hubungan mereka meski harus saling berhadapan di partai final, lalu bagaimana mungkin saya tidak memiliki hubungan yang baik dengan seseorang yang saya kagumi, pernah bekerja bersama, dan merupakan rekan seprofesi, meskipun ketika sudah berada di lapangan, baik itu lapangan tenis maupun lapangan sepak bola, yang menentukan hanyalah pemenang," lanjutnya.

Sebagai catatan sejarah, Nadal dan Federer saling berhadapan sebanyak 40 kali sepanjang karier mereka, dengan Nadal unggul 24 kemenangan, termasuk enam kemenangan dari sembilan final Grand Slam yang mempertemukan keduanya.

Arteta juga menanggapi aktivitas transfer Manchester City pada Januari yang mendatangkan Antoine Semenyo dan Marc Guehi, sementara Arsenal memilih tidak melakukan banyak pergerakan di bursa pemain.

"Itu urusan bisnis, saya tahu apa yang akan mereka lakukan dan apa yang telah mereka lakukan selama 10 hingga 15 tahun terakhir, jadi itu bukan sesuatu yang mengejutkan, mereka ingin menang dan akan melakukan segala cara untuk bisa menang," tandas Arteta. (Rangga)

Artikel Pilihan ThePhrase

- Advertisement -
 
Banyak dibaca
Artikel Baru
 

News Topic