trending

Minat Mudik Lebaran 2026 Tinggi, KAI Catat Penjualan 793 Ribu Tiket KA Reguler

Penulis Nadira Sekar
Feb 12, 2026
Foto: Ilustrasi Kereta Mudik (dok. KAI)
Foto: Ilustrasi Kereta Mudik (dok. KAI)

ThePhrase.id - Antusiasme masyarakat untuk mudik Lebaran 2026 menggunakan kereta api menunjukkan tren positif. PT Kereta Api Indonesia (Persero) mencatat hingga 9 Februari 2026 pukul 10.00 WIB, sebanyak 793.681 tiket kereta api reguler telah terjual untuk periode keberangkatan 11 hingga 26 Maret 2026.

Penjualan tiket dilakukan secara bertahap dengan skema H-45, yang memungkinkan calon penumpang merencanakan perjalanan lebih awal. Skema ini juga memberi fleksibilitas dalam memilih tanggal keberangkatan serta membantu pemerataan arus mudik dan arus balik selama masa Lebaran.

Vice President Corporate Communication KAI, Anne Purba, mengatakan bahwa angka penjualan tersebut masih akan terus bertambah seiring dibukanya pemesanan tiket sesuai jadwal yang telah ditentukan.

“Melalui pengaturan ini, pelanggan dapat menyesuaikan waktu perjalanan dengan lebih leluasa, sekaligus membantu distribusi arus mudik agar tidak terkonsentrasi pada tanggal tertentu,” ujar Anne.

Berdasarkan data sementara, puncak pemesanan terjadi pada 24 Maret 2026 dengan 67.859 tiket terjual. Disusul tanggal 23 Maret dengan 67.043 tiket, 19 Maret sebanyak 65.513 tiket, serta 18 Maret 2026 dengan 63.300 tiket.

Sementara itu, sejumlah relasi utama masih menjadi pilihan favorit masyarakat untuk mudik Lebaran. Hingga saat ini, rute Gambir–Yogyakarta menempati posisi teratas dengan 11.567 pelanggan, diikuti Gambir–Semarang Tawang sebanyak 10.143 pelanggan, serta Pasarsenen–Lempuyangan dengan 8.211 pelanggan. Relasi lain yang juga banyak diminati antara lain Gambir–Purwokerto, Pasarsenen–Kutoarjo, hingga Pasarsenen–Surabaya Pasar Turi.

Mengantisipasi lonjakan penumpang, KAI tengah memfinalisasi rencana pengoperasian kereta api tambahan yang akan diumumkan sesuai kesiapan operasional. Pemeriksaan sarana dan prasarana perkeretaapian, mulai dari lokomotif hingga rangkaian kereta, dilakukan secara rutin guna memastikan keselamatan dan kenyamanan perjalanan selama Angkutan Lebaran 2026.

Dari sisi layanan, KAI memastikan sistem penjualan tiket berjalan transparan dan terkendali. Setiap tiket wajib menggunakan identitas asli penumpang, dengan penerapan satu identitas untuk satu nama. Proses boarding juga didukung teknologi face recognition serta pembatasan jumlah transaksi dalam satu kode booking.

Selain itu, KAI juga menerapkan pengaturan khusus untuk pemesanan tiket rombongan. Alokasi tiket rombongan dibatasi maksimal 10 persen dari total kapasitas tempat duduk yang tersedia, dengan prioritas diberikan untuk program mudik gratis yang diselenggarakan pemerintah maupun instansi terkait.

“Kami berupaya menjaga agar perjalanan mudik Lebaran berlangsung tertib, aman, dan nyaman. Dengan perencanaan sejak dini, masyarakat dapat menikmati perjalanan Lebaran 2026 bersama kereta api dengan lebih tenang,” tutup Anne. [nadira]

Artikel Pilihan ThePhrase

- Advertisement -
 
Banyak dibaca
Artikel Baru
 

News Topic