
Thephrase.id - Pelatih Timnas Indonesia, John Herdman, menegaskan bahwa kemenangan atas Timnas Saint Kitts dan Nevis bukan sekadar hasil pertandingan, melainkan bagian dari proses panjang menuju target yang lebih besar yang sedang dibangun bersama Tim Merah Putih.
Timnas Indonesia menang telak 4-0 dalam FIFA Series 2026 yang digelar di Stadion Utama Gelora Bung Karno, Jakarta, Jumat, 27 Maret 2026. Kemenangan Timnas diraih melalui dua gol Beckham Putra Nugraha pada menit ke-13 dan ke-23 serta tambahan gol dari Ole Romeny pada menit ke-52 dan Mauro Zijlstra pada menit ke-74.
Herdman mendapat pertanyaan terkait harapan besar suporter yang ingin melihat Timnas Indonesia tampil di Piala Dunia dalam waktu dekat.
"Mengenai lolos ke Piala Dunia, itulah misinya. Tujuan kami adalah, kami memiliki 280 juta alasan mengapa kami bangun setiap hari untuk melakukan apa yang kami lakukan," beber Herdman.
"Para pemain sangat jelas bahwa kami ingin menjadi kelompok pria pertama yang meloloskan negara ini dan menjadi kelompok yang istimewa, dan mendapatkan momen itu dengan setiap anak, kakek-nenek, ibu, ayah di negara ini. Itulah yang kami perjuangkan," tegasnya.
Herdman menegaskan bahwa seluruh elemen Tim Merah Putih saat ini bergerak dengan arah yang sama, yakni mengejar tiket menuju Piala Dunia 2030 sebagai tujuan utama.
"Jadi setiap hari, para penggemar tidak perlu ragu bahwa kami berjuang menuju satu tujuan itu. Semuanya yang kami lakukan adalah tentang itu. Dan ini langkah-langkah kecil. Hari ini adalah langkah kecil," ucap Herdman.
Ia juga menyoroti pentingnya membangun mentalitas Timnas Indonesia yang mampu menuntaskan target yang sudah ditetapkan sejak awal pertandingan.
"Kami menetapkan mentalitas. Ketika kami membulatkan tekad untuk 4-0, clean sheet, kami menyelesaikannya. Ketika kelompok ini membulatkan tekad untuk menyelesaikannya, kami menyelesaikannya," ucap Herdman.
"Bukan 3-0, bukan 2-0, mereka berkomitmen. Dan itu adalah bagian besar dari apa yang harus menjadi perjalanan ini," beber Herdman.
Menurut Herdman, perjalanan menuju target tersebut tidak akan berjalan mulus dan akan diwarnai berbagai tantangan yang harus dihadapi bersama.
"Jadi saya harap para penggemar bisa tetap bersama kami karena akan ada pasang surut. Pasang dan surut. Saya belajar itu dengan Kanada selama periode lima tahun," kata Herdman.
"Tidak pernah berupa garis lurus. Anda harus menderita. Anda harus saling menikmati bersama, tetapi saya jamin, dalam empat tahun ke depan kita akan berada di sana. Kita akan lolos," lanjutnya.