sportLiga Inggris

Momen Pep Guardiola Sampai Terduduk-duduk saat Son Heung-min Hampir Cetak Gol

Penulis Ahmad Haidir
May 15, 2024
Manajer Manchester CIty, Pep Guardiola sampai terduduk ketika penyerang Tottenham Son Heung-min Hampir Cetak Gol. Foto: Istimewa
Manajer Manchester CIty, Pep Guardiola sampai terduduk ketika penyerang Tottenham Son Heung-min Hampir Cetak Gol. Foto: Istimewa

Thephrase.id - Pep Guardiola sampai terduduk-duduk ketika Tottenham Hotspur mendapatkan peluang emas lewat Son Heung-min. Akan tetapi pada akhirnya, manajer Manchester City itu dapat bernapas lega.

Manchester City sedang unggul 1-0 atas Tottenham Hotspur hingga menit ke-86 dalam matchday ke-37 Premier League di Tottenham Hotspur Stadium pada Rabu, 15 Mei 2024 dini hari WIB.

Manchester City membuka keunggulan pada menit ke-51 melalui Erling Haaland. Penyerang Timnas Norwegia itu berhasil memanfaatkan assist dari Kevin De Bruyne.

Pada menit ke-86, Tottenham Hotspur berkesempatan menyamakan kedudukan melalui Son Heung-min. Akan tetapi, tendangannya masih digagalkan kiper Manchester City, Stefan Ortega.

Di pengujung pertandingan, Manchester City sukses mengunci kemenangan atas Tottenham Hotspur lewat tendangan penalti sekaligus brace Haaland pada menit ke-90+1.

Kemenangan ini membuat Manchester City sejengkal lagi menjadi juara Premier League 2023-2024. The Citizens menempati peringkat pertama klasemen dengan 88 poin dari 37 pertandingan.

Manchester City unggul dua angka atas Arsenal yang menjadi pesaing terdekatnya. Matchday ke-38 Premier League bakal digelar serentak pada akhir pekan ini untuk menentukan yang juara dan degradasi.

Momen Pep Guardiola Sampai Terduduk duduk saat Son Heung min Hampir Cetak Gol
Manchester City sejengkal lagi menjadi juara Premier League 2023-2024. Foto: Istimewa

"Dia menjelaskan, menurut saya, bagaimana tim adalah sebuah tim. Ortega menyelamatkan aksinya jika tidak, Arsenal akan menjadi juara," beber Guardiola terkait Ortega.

"Tahukah Anda berapa kali Son menghukum kami dalam tujuh atau delapan tahun terakhir? Saya berkata, 'Tidak, jangan lagi.'," sambung Guardiola.

"Namun Ortega melakukan penyelamatan luar biasa. Dia memiliki bakat ini. Dalam satu lawan satu, dia adalah salah satu penjaga gawang terbaik yang pernah saya lihat dalam hidup saya," tambahnya.

"Itu budaya Jerman, berdiri, jangan terpuruk, itu sangat-sangat bagus. Dia bermain di Piala FA dan Carabao Cup, Ederson  mengalami empat kali kemunduran karena cedera," tegas Guardiola.

"Dia sangat bisa diandalkan dan merupakan 'kiper' yang luar biasa. Klub membuat keputusan luar biasa untuk membawanya ke sini," tutup pelatih berkebangsaan Spanyol ini.

 
Related News
Popular News
 

News Topic