trending

MRT Jakarta Pastikan Kesiapan Stasiun Hadapi Dampak Cuaca Ekstrem

Penulis Nadira Sekar
Feb 06, 2026
Foto: MRT Jakarta Siap Hadapi Cuaca Ekstrem (dok. MRT Jakarta)
Foto: MRT Jakarta Siap Hadapi Cuaca Ekstrem (dok. MRT Jakarta)

ThePhrase.id - PT MRT Jakarta (Perseroda) memastikan seluruh stasiun dan layanan operasional berada dalam kondisi siap menghadapi potensi dampak cuaca ekstrem. Hal tersebut disampaikan Direktur Operasi dan Pemeliharaan PT MRT Jakarta (Perseroda), Mega Tarigan, dalam Forum Jurnalis yang digelar Selasa (27/1) di Gedung Transport Hub, Jakarta Pusat.

Mega mengungkapkan bahwa MRT Jakarta telah memperkuat sistem proteksi di area stasiun melalui peningkatan patroli petugas serta penambahan berbagai fasilitas pendukung. Upaya tersebut mencakup penyediaan pengering payung, karpet penyerap air, rambu peringatan, blower lantai, hingga pemasangan kaca tambahan untuk mengantisipasi tampias air hujan.

Ia menambahkan bahwa mitigasi bencana, khususnya banjir, telah menjadi bagian dari perencanaan pembangunan MRT Jakarta sejak awal. Desain stasiun disusun berdasarkan analisis data banjir dan laporan hidrologi hingga 200 tahun ke belakang. 

Selain itu, pintu masuk stasiun bawah tanah dirancang berada hingga 1,5 meter di atas permukaan tanah sesuai data banjir Jakarta, serta dilengkapi pompa air dan sensor ketinggian air yang terhubung langsung dengan Pusat Kendali Operasi atau OCC sebagai sistem peringatan dini.

Tidak hanya dari sisi infrastruktur, MRT Jakarta juga memastikan kesiapan sumber daya manusia. Seluruh personel telah mendapatkan pelatihan serta rutin mengikuti simulasi evakuasi bencana, termasuk skenario kejadian saat jam operasional. MRT Jakarta juga terus mengimbau pelanggan agar mempersiapkan diri saat bermobilitas di tengah peningkatan cuaca ekstrem melalui pengumuman di stasiun dan kanal media sosial resmi.

Di tengah upaya menjaga keandalan layanan, MRT Jakarta menargetkan pencapaian 50 juta pelanggan hingga akhir 2026 dengan rata-rata 137 ribu pelanggan per hari. Sepanjang Januari hingga Desember 2025, MRT Jakarta mencatat total 46,44 juta pelanggan atau sekitar 127 ribu pelanggan per hari, melampaui target tahunan. Pada Desember 2025, angka keterangkutan bahkan mencapai 141.872 pelanggan per hari, dengan Stasiun Dukuh Atas BNI tercatat sebagai stasiun tersibuk.

MRT Jakarta optimistis target tersebut dapat tercapai seiring meningkatnya minat masyarakat terhadap transportasi publik. Pihaknya pun terus menjalankan berbagai strategi, mulai dari kolaborasi dengan sektor pariwisata dan operator angkutan pengumpan, penyesuaian jam operasional akhir pekan, hingga pengembangan layanan digital dan inovasi tiket.  MRT Jakarta pun menyampaikan apresiasi kepada masyarakat atas kepercayaan yang diberikan dalam mendukung mobilitas berkelanjutan di Ibu Kota. [nadira]

Artikel Pilihan ThePhrase

- Advertisement -
 
Banyak dibaca
Artikel Baru
 

News Topic