
ThePhrase.id – PT Kereta Api Indonesia (KAI) resmi mengumumkan perubahan nama layanan KA Argo Bromo Anggrek menjadi KA Anggrek, yang akan mulai berlaku pada 9 Mei 2026. Informasi ini disampaikan melalui akun resmi Instagram KAI pada Selasa (5/5/2026).
Dalam keterangannya, KAI menegaskan bahwa perubahan ini bukan sekadar pergantian nama, melainkan sebagai bagian dari transformasi layanan yang terus dilakukan perusahaan untuk meningkatkan kualitas perjalanan pelanggan.
“Bukan sekadar perubahan nama, tapi juga wujud komitmen untuk terus memberikan layanan terbaik dalam setiap perjalanan,” tulis KAI dalam unggahannya.
KAI menjelaskan, penyederhanaan nama ini dilakukan tanpa menghilangkan nilai historis yang telah melekat pada KA Argo Bromo Anggrek sejak diluncurkan pertama kali pada 1997. Sebaliknya, perubahan ini menjadi langkah KAI dalam mematangkan warisan layanan sekaligus menghadirkan identitas yang lebih sederhana dan mudah diingat oleh masyarakat.
Pengumuman ini juga datang tidak lama setelah insiden kecelakaan kereta yang terjadi di Stasiun Bekasi Timur pada April lalu. Meski demikian, KAI tidak mengaitkan perubahan nama ini dengan peristiwa tersebut.
Meski lebih sederhana, nama Anggrek memiliki arti yang cukup dalam. Melalui unggahannya, KAI menggambarkan anggrek sebagai simbol keanggunan, keteguhan, dan kepercayaan dalam setiap perjalanan.
“Anggrek tidak menunggu tanah yang sempurna untuk tumbuh. Ia menemukan caranya sendiri untuk bertahan. Bertumpu tanpa mengambil alih. Dekat tanpa merusak. Lembut, tapi tidak rapuh. Tenang, tapi tidak lemah.” tulis KAI, menggambarkan filosofi di balik nama baru tersebut.
KA Anggrek nantinya tetap akan melayani rute andalan yang menghubungkan kota-kota penting dengan peningkatan komitmen pada aspek kenyamanan, keamanan, dan kualitas perjalanan.
KAI juga memastikan bahwa penumpang yang telah membeli tiket KA Argo Bromo Anggrek tidak perlu khawatir. Tiket yang sudah dimiliki tetap dapat digunakan untuk perjalanan KA Anggrek sesuai jadwal dan kelas layanan yang dipilih. [fa]