
Thephrase.id - Manajer Manchester City, Pep Guardiola, kembali melontarkan kritik terhadap penggunaan video assistant referee atau VAR di sepak bola Inggris setelah sejumlah keputusan kontroversial kembali menjadi perdebatan dalam perburuan gelar Premier League 2025-2026.
VAR kembali menjadi bahan pembicaraan setelah gol injury time West Ham United ke gawang Arsenal disahkan seusai pemeriksaan panjang. Keputusan ini turut memengaruhi persaingan di papan atas maupun bawah klasemen Premier League.
Guardiola mengaku tidak pernah benar-benar percaya dengan sistem VAR sejak teknologi tersebut mulai diterapkan di Inggris karena menurutnya keputusan yang dihasilkan sering kali sulit diprediksi dan terasa seperti lemparan koin.
"VAR itu seperti lempar koin," tegas Guardiola saat berbicara mengenai keputusan-keputusan kontroversial yang beberapa kali dialami Manchester City dilansir dari BBC.
Pelatih asal Spanyol itu kemudian menyinggung dua kekalahan Manchester City di final FA Cup pada 2024 dan 2025 yang menurutnya dipengaruhi keputusan wasit serta VAR yang tidak berjalan semestinya.
"Kami kalah di dua final Piala FA karena wasit tidak menjalankan tugas yang seharusnya mereka lakukan, termasuk VAR," beber Guardiola.
Manchester City sebelumnya kalah dari Crystal Palace pada final musim lalu dalam pertandingan yang diwarnai aksi penyelamatan penalti kiper Dean Henderson meski di sisi lain sang penjaga gawang dianggap bisa saja mendapat kartu merah karena menyentuh bola di luar kotak penalti.
Situasi itu menambah daftar kekecewaan Manchester City setelah pada final sebelumnya melawan Manchester United mereka juga merasa seharusnya memperoleh dua hadiah penalti yang akhirnya tidak diberikan oleh wasit.
Meski begitu, Guardiola menegaskan bahwa para pemain tetap harus mampu mengontrol pertandingan dan tidak menjadikan keputusan wasit maupun VAR sebagai alasan utama atas hasil buruk yang diterima timnya.
"Ketika hal seperti itu terjadi, artinya kami harus bermain lebih baik, bukan menyalahkan wasit atau VAR," lanjut Guardiola.
Mantan pelatih Barcelona dan Bayern Munchen itu juga menyebut dirinya selalu menanamkan kepada para pemain Manchester City agar fokus memperbaiki performa sendiri karena hanya itu yang bisa benar-benar mereka kendalikan di atas lapangan.
"Saya tidak pernah percaya apa pun sejak datang ke sini sejak lama, jadi saya selalu belajar bahwa kami harus bermain lebih baik, lebih baik lagi, dan berada di posisi yang lebih baik karena yang harus Anda salahkan adalah diri sendiri, sebab VAR itu seperti lempar koin," kata Guardiola.
Guardiola menyampaikan pernyataan tersebut menjelang pertandingan Manchester City menghadapi Crystal Palace. Laga ini wajib dimenangkan The Citizens untuk memangkas jarak dengan Arsenal menjadi dua poin dalam persaingan juara Premier League.
Akan tetapi, kemenangan atas Crystal Palace belum cukup memastikan peluang Manchester City tetap aman. Hal ini karena Arsenal masih memiliki dua pertandingan tersisa melawan Burnley dan Crystal Palace yang akan menentukan nasib perebutan gelar musim ini.
"Tentu saja situasi Premier League sekarang tidak ada di tangan kami, tetapi saya selalu mengatakan kepada para pemain untuk terus bermain lebih baik karena satu-satunya hal yang bisa kami lakukan hanyalah memperbaiki diri sendiri dan itu sepenuhnya berada dalam kendali kami," tutup Guardiola.