sportLiga 1 Indonesia

Niat Dukung PSS Sleman di Kandang Persebaya Berujung Duka, 4 Suporter Meninggal Dunia

Penulis Ahmad Haidir
Oct 19, 2026
Empat suporter PSS Sleman meninggal dunia akibat kecelakaan lalu lintas ketika melakukan perjalanan menuju Surabaya untuk menyaksikan pertandingan melawan Persebaya Surabaya. Foto Instagram PSS Sleman.
Empat suporter PSS Sleman meninggal dunia akibat kecelakaan lalu lintas ketika melakukan perjalanan menuju Surabaya untuk menyaksikan pertandingan melawan Persebaya Surabaya. Foto Instagram PSS Sleman.

Thephrase.id - Kabar duka datang dari pendukung PSS Sleman setelah empat suporternya meninggal dunia akibat kecelakaan lalu lintas ketika melakukan perjalanan menuju Surabaya untuk menyaksikan pertandingan melawan Persebaya Surabaya.

Keempat korban merupakan bagian dari rombongan suporter yang hendak memberikan dukungan langsung kepada PSS dalam pertandingan pekan kelima Super League 2026-2027 di Stadion Gelora Bung Tomo, Surabaya, Minggu, 18 Oktober 2026.

Kecelakaan yang merenggut nyawa empat pendukung Super Elang Jawa tersebut terjadi di ruas Tol Madiun KM 616 arah Surabaya, ketika mereka masih dalam perjalanan menuju lokasi pertandingan.

Peristiwa itu mendapat perhatian dari kedua tim yang bertanding, termasuk pelatih PSS, Peter Huistra, yang mengungkapkan kesedihannya setelah mengetahui sejumlah pendukung timnya meninggal dunia.

"Kami menyampaikan belasungkawa kepada keluarga korban. Kami sangat sedih dengan kejadian ini dan berharap peristiwa seperti ini tidak terjadi lagi," ujar Huistra.

Ucapan belasungkawa juga disampaikan penjaga gawang Persebaya, Ernando Ari Sutaryadi, yang sekaligus mengingatkan seluruh pendukung sepak bola Indonesia agar mengutamakan keselamatan ketika bepergian untuk menyaksikan pertandingan.

"Kami turut berbelasungkawa. Untuk seluruh suporter Indonesia, baik pendukung PSS maupun Bonek dan Bonita, agar lebih berhati-hati selama perjalanan karena apa pun itu tidak sebanding dengan nyawa," ujar Ernando.

Sementara itu, pertandingan Persebaya menghadapi PSS berlangsung ketat dengan kedua kesebelasan saling mencetak gol hingga laga berakhir imbang 2-2.

PSS sempat berada di ambang kemenangan setelah Melvyn Lorenzen mencetak gol pada menit kesembilan dan Hiromu Tanaka menambah keunggulan pada menit ke-61, sedangkan Persebaya sebelumnya memperkecil ketertinggalan melalui Miguel Pereira pada menit ke-36.

Keunggulan tim tamu akhirnya sirna pada masa tambahan waktu setelah Miguel Pereira kembali mencatatkan namanya di papan skor pada menit ke-90+1 untuk menyelamatkan Persebaya dari kekalahan.

Pelatih Persebaya, Bernardo Tavares, mengaku kecewa karena timnya gagal mengamankan kemenangan di hadapan pendukung meskipun menilai para pemain telah menunjukkan sikap yang baik sepanjang pertandingan.

"Menurut saya, para pemain sudah menunjukkan sikap yang bagus, tetapi saya frustrasi dengan hasil ini karena Bonek dan Bonita layak mendapatkan tiga poin, begitu juga para pemain," ucap Tavares.

"Sepak bola adalah tentang gol. Jika bisa mencetak gol dan tidak kebobolan, peluang untuk menang akan lebih besar. Sayangnya, kami kebobolan dua gol," tandas Tavares. 

Artikel Pilihan ThePhrase

 
Banyak dibaca
Artikel Baru
 

News Topic