tech

Nomor HP Hilang Sinyal atau Mendadak Tak Bisa Digunakan? Waspadai Modus SIM Swap Fraud

Penulis Rangga Bijak Aditya
Jul 23, 2026
Ilustrasi: Nomor ponsel pribadi mendadak tidak bisa digunakan menjadi salah satu indikasi kejahatan SIM swap fraud. (Foto: Pexels/cottonbro studio)
Ilustrasi: Nomor ponsel pribadi mendadak tidak bisa digunakan menjadi salah satu indikasi kejahatan SIM swap fraud. (Foto: Pexels/cottonbro studio)

ThePhrase.id - Nomor ponsel yang mendadak kehilangan sinyal atau bahkan tidak dapat lagi digunakan sebaiknya tidak dianggap sebagai gangguan jaringan semata, karena kondisi tersebut bisa menjadi salah satu indikasi terjadinya kejahatan siber SIM swap fraud.

Subscriber Identity Module (SIM) swap fraud atau pembajakan kartu SIM merupakan modus penipuan dengan mengambil alih nomor telepon korban untuk mengakses berbagai akun digital, termasuk media sosial hingga mobile banking (m-banking).

Dalam praktiknya, pelaku mengganti kartu SIM milik korban sehingga dapat menerima pesan singkat maupun kode one time password (OTP) yang dikirim ke nomor tersebut. Dengan akses itu, pelaku berpotensi mengambil alih berbagai akun digital yang terhubung dengan nomor ponsel korban.

Sebelum melakukan aksinya, pelaku biasanya mengumpulkan data pribadi korban. Informasi tersebut kemudian digunakan untuk menyamar sebagai pemilik nomor saat mengajukan permohonan penggantian kartu SIM kepada operator seluler.

Setelah proses penggantian berhasil, seluruh SMS, termasuk kode OTP, akan diterima oleh kartu SIM yang telah dikuasai pelaku. Akibatnya, korban tidak lagi dapat menerima pesan maupun menggunakan nomor telepon seperti biasa.

Tanda-Tanda yang Perlu Diwaspadai

Sejumlah tanda yang patut diwaspadai akan SIM swap fraud antara lain:

  • Nomor ponsel tiba-tiba kehilangan sinyal
  • SMS atau kode OTP tidak kunjung diterima
  • Kartu SIM mendadak tidak dapat digunakan

Jika kondisi tersebut terjadi, data pribadi dan berbagai akun digital korban berisiko diambil alih oleh pelaku.

Langkah Pencegahan Penipuan

Masyarakat diimbau meningkatkan kewaspadaan untuk mencegah SIM swap fraud. berikut beberapa langkah penting yang perlu dilakukan menurut DJED Komdigi:

  • Tidak pernah membagikan kode OTP, PIN, maupun data pribadi kepada siapa pun, termasuk situs yang tidak terpercaya
  • Disarankan mengaktifkan autentikasi dua faktor pada akun digital sebagai lapisan keamanan tambahan
  • Ganti password (kata sandi) secara berkala terhadap akun-akun yang terhubung dengan nomor ponsel pribadi
  • Segera melapor dengan menghubungi operator seluler untuk memastikan status kartu SIM, jika nomor ponsel tiba-tiba kehilangan sinyal tanpa penyebab yang jelas

(Rangga)

Artikel Pilihan ThePhrase

- Advertisement -
 
Banyak dibaca
Artikel Baru
 

News Topic