
Thephrase.id - Distribusi kondom gratis bagi atlet Olimpiade kembali menjadi perhatian. Hal ini terjadi setelah panitia penyelenggara mengonfirmasi bahwa persediaan di sejumlah Olympic Village sempat habis lebih cepat dari perkiraan akibat lonjakan permintaan pada pekan awal penyelenggaraan ajang tersebut.
Juru bicara komite penyelenggara lokal menyampaikan kepada The Athletic bahwa stok di perkampungan atlet mengalami kekosongan sementara karena permintaan yang lebih tinggi dari estimasi awal panitia.
"Pasokan tambahan sedang dikirim dan akan didistribusikan ke seluruh perkampungan mulai hari ini (Sabtu) hingga Senin, dan akan terus diisi ulang sampai akhir Olimpiade untuk memastikan ketersediaan tetap terjaga," demikian pernyataan tersebut.
Media Italia, La Stampa, melaporkan bahwa kondom gratis yang dibagikan di Olympic Village Cortina habis dalam waktu tiga hari setelah kurang lebih 10.000 unit disediakan untuk ajang yang diikuti 2.871 atlet pada Olimpiade Musim Dingin di Italia.
Sebagian atlet diketahui bermukim di Milan yang berjarak sekitar empat jam perjalanan dari Cortina d'Ampezzo. Sementara lainnya ditempatkan di Bormio dan Livigno di kawasan Pegunungan Alpen Italia selama perhelatan berlangsung.
Sebagai perbandingan, pada Olimpiade Paris 2024 terdapat lebih dari 10.500 atlet yang berpartisipasi dan panitia mendistribusikan sekitar 300.000 kondom sepanjang ajang tersebut.
Angka itu dikonfirmasi oleh Laurent Michaud selaku direktur perkampungan atlet Olimpiade Musim Panas dalam wawancara bersama Sky News. Ia menjelaskan kebijakan distribusi perlindungan gratis bagi para peserta.
Perdebatan mengenai ketersediaan kembali menguat setelah Gubernur Lombardia, Attilio Fontana, menyampaikan pernyataan terbuka melalui akun Facebook pribadinya mengenai fasilitas tersebut di perkampungan atlet.
"Ya, kami menyediakan kondom gratis bagi para atlet di perkampungan Olimpiade," tegas Fontana. Ia memastikan bahwa kebijakan itu telah menjadi praktik resmi sejak Olimpiade Seoul 1988 sebagai bagian dari kampanye peningkatan kesadaran pencegahan penyakit menular seksual di kalangan atlet dan generasi muda.
"Dari perspektif layanan kesehatan, Region Lombardia berkomitmen penuh untuk memastikan para atlet dan tim internasional mendapatkan perawatan terbaik selama beberapa pekan ini. Kesehatan adalah yang utama, pencegahan yang konkret, dan akal sehat," bebernya.
Sementara itu, atlet seluncur indah asal Spanyol, Olivia Smart, turut memicu perhatian publik setelah mengunggah video dari dalam perkampungan atlet yang memperlihatkan kondom berlogo Region Lombardia. "Saya menemukannya, semuanya tersedia sesuai kebutuhan," ungkapnya.
Di sisi lain, Cortina d'Ampezzo menjadi lokasi salah satu Olympic Village yang dirancang sebagai hunian sementara berkapasitas hingga 1.400 penghuni. Unit modular terhubung ke ruang komunal di kawasan Fiames, Dolomites, dan beroperasi dengan aturan internal yang membatasi akses antarnegara bagi para atlet selama masa kompetisi.