
Thephrase.id - Presiden FIFA, Gianni Infantino, mendapat dukungan dari Andrew Giuliani, putra mantan Wali Kota New York, Rudy Giuliani, sekaligus Direktur Eksekutif White House Task Force untuk penyelenggaraan Piala Dunia 2026 yang baru saja rampung.
Andrew menyampaikan pembelaannya ketika Infantino tengah mendapat tekanan dari sejumlah pihak setelah rencana FIFA menjual sebagian kepemilikan entitas komersial yang berkaitan dengan Piala Dunia menuai penolakan.
Rencana tersebut sempat membuat posisi Infantino dalam upayanya kembali memimpin FIFA dipertanyakan setelah UEFA, CONCACAF, AFC, serta sejumlah federasi nasional menyatakan ketidakpuasan atau tidak memberikan dukungan terhadap pencalonannya.
Federasi yang diketahui menyampaikan sikap tersebut antara lain Inggris, Wales, Republik Irlandia, dan Selandia Baru, selain tiga konfederasi sepak bola yang menaungi wilayah Eropa, Amerika Utara, Tengah dan Karibia, serta Asia.
Andrew menilai gelombang kritik terhadap Infantino lebih banyak dipengaruhi kepentingan politik dan persoalan pribadi dibandingkan persoalan kinerja FIFA.
"Itu politik. Saya pernah melihat ini sebelumnya. Saya pernah melihatnya ketika mereka menargetkan Presiden Trump dari perspektif politik. Saya pernah melihatnya ketika mereka menargetkan orang lain," tegasnya.
Ia juga menilai keberhasilan Infantino memimpin FIFA menjadi salah satu alasan munculnya pihak-pihak yang tidak senang terhadap presiden federasi sepak bola dunia tersebut.
"Orang-orang cemburu ketika ada orang yang memiliki pencapaian sangat tinggi, dan apa yang telah dilakukan Gianni Infantino untuk FIFA adalah membawa mereka ke level yang benar-benar baru, yang mungkin tidak mereka pikirkan sebelumnya sebagai sesuatu yang mungkin," bebernya.
Rencana yang menjadi sumber polemik tersebut berkaitan dengan pembentukan FIFA Forward Enterprise atau FFE, sebuah entitas baru yang dirancang menangani aspek komersial dan operasional Piala Dunia serta turnamen FIFA lainnya.
Dalam rancangan awalnya, sekitar 20 persen kepemilikan FFE akan ditawarkan kepada investor swasta, dengan Joshua Kushner, saudara menantu Donald Trump, Jared Kushner, termasuk salah satu nama yang disebut akan menjadi investor.
"Lihat, kita semua adalah manusia, dan saya pikir ini adalah salah satu hal ketika olahraga telah menjadi termonetisasi dan dikomersialkan," ucapnya.
Andrew kemudian meminta publik menilai Infantino berdasarkan keseluruhan rekam jejaknya di FIFA serta upayanya melakukan perubahan terhadap organisasi tersebut.
"Saya hanya ingin mengatakan bahwa Anda harus melihat keseluruhan hasil kerja Gianni dan juga menyadari bahwa dia selalu berusaha meningkatkan organisasinya, dan saya pikir itulah hal yang penting," tutur Andrew.
"Saya akan melihat keseluruhan hasil kerjanya dan mengatakan bahwa inilah orang yang saya inginkan untuk memimpin," tandasnya.