trending

PAM Jaya Rencanakan Fasilitas Air Siap Minum di Sudirman–Thamrin

Penulis Nadira Sekar
Apr 27, 2026
Foto: Tangkapan layar - Ketua Dewan Pengawas PAM Jaya, Prasetyo Edi Marsudi dalam siniar bertema
Foto: Tangkapan layar - Ketua Dewan Pengawas PAM Jaya, Prasetyo Edi Marsudi dalam siniar bertema "Harmoni Produktivitas dan Pelayanan Publik BUMD di DKI Jakarta: PAM JAYA” (ANTARA/Lia Wanadriani Santosa)

ThePhrase.id - Perusahaan Umum Daerah (Perumda) Air Minum Jaya atau PAM Jaya berencana menghadirkan layanan air siap minum di sepanjang kawasan Sudirman–Thamrin, Jakarta. Inisiatif ini ditujukan untuk memudahkan masyarakat mengakses air minum sekaligus mendorong pengurangan penggunaan plastik sekali pakai.

Melansir Antara, Ketua Dewan Pengawas PAM Jaya, Prasetyo Edi Marsudi, menyampaikan bahwa fasilitas tersebut akan berbentuk titik pengisian air minum yang dapat dimanfaatkan publik dengan membawa wadah sendiri.  Ia menjelaskan, program tersebut masih dalam tahap perencanaan dan akan direalisasikan setelah cakupan layanan air perpipaan PAM Jaya mencapai 100 persen. 

“Ada program PAM, dari Sudirman-Thamrin, kami akan buat seperti loket dispenser. Masyarakat bawa botol atau tumbler saja,” kata Prasetyo dalam siniar bertema “Harmoni Produktivitas dan Pelayanan Publik BUMD di DKI Jakarta: PAM Jaya” di Jakarta, Senin.

Sebelumnya, PAM Jaya telah lebih dulu menghadirkan inovasi berupa water purifier atau pemurni air di sejumlah fasilitas umum. Teknologi ini dinilai mampu menyediakan air minum yang aman dan efisien, sekaligus lebih ramah lingkungan karena membantu menekan limbah plastik.

Berdasarkan data Badan Pembinaan Badan Usaha Milik Daerah (BP BUMD) per April 2026, jumlah pemasangan water purifier di fasilitas publik telah mencapai 601 unit, bertambah 80 unit sejak Januari hingga Maret 2026. Salah satu lokasi yang telah dilengkapi fasilitas ini adalah Balai Kota Jakarta.

Sementara itu, hingga Maret 2026, cakupan layanan air bersih perpipaan PAM Jaya tercatat mencapai 81,45 persen. Angka tersebut meningkat 13,82 persen dibandingkan periode yang sama pada 2025 yang berada di angka 71,59 persen. Target cakupan penuh 100 persen ditetapkan dapat tercapai pada 2029.

Dari sisi infrastruktur, jumlah sambungan air juga mengalami peningkatan signifikan menjadi 1.223.759 sambungan pada triwulan I-2026, naik 241.537 sambungan dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya. Total panjang jaringan pipa tercatat mencapai 12.839.307 kilometer hingga triwulan I-2026, bertambah 4.096 kilometer sejak akhir Desember 2025. [nadira]

Tags Terkait

Artikel Pilihan ThePhrase

 
Banyak dibaca
Artikel Baru
 

News Topic