
ThePhrase.id - Bupati Lombok Barat nonaktif Lalu Ahmad Zaini dipecat sebagai kader Partai Amanat Nasional (PAN) usai terjaring operasi tangkap tangan (OTT) Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK).
Wakil Ketua Umum PAN Viva Yoga Mauladi mengatakan pemecatan itu dilakukan lantaran tindakan Lalu Ahmad melanggar tujuan dan perjuangan partai.
"DPP PAN memberhentikan Lalu Ahmad Zaini sebagai anggota partai karena telah melanggar tujuan dan platform perjuangan partai," kata Viva kepada wartawan, Selasa (21/7).
Selain itu, Lalu Ahmad juga dicopot sebagai Ketua Dewan Pimpinan Wilayah (DPW) Nusa Tenggara Barat (NTB). Menurut Viva, posisi itu kini diambil alih DPP PAN.
"Mengganti posisinya sebagai Ketua DPW PAN NTB. Kepemimpinan DPW PAN telah diambil alih oleh DPP PAN," ujarnya.
Mewakili DPP PAN, Viva menyesalkan perbuatan Lalu Ahmad yang melanggar hukum saat mengemban amanah dari rakyat. Ia juga meminta maaf kepada masyarakat dan mempersilakan KPK memproses hukum lebih lanjut.
"PAN mempersilakan KPK melakukan proses hukumnya secara transparan, objektif, akuntabel, demi untuk mendapatkan keadilan dan keadilan hukum. PAN senantiasa mendukung eksistensi KPK dalam tugas pokok fungsinya untuk memberantas korupsi, menciptakan pemerintahan yang bersih, dan tegaknya hukum yang adil" tandasnya.
Sebelumnya, Lalu Ahmad Zaini ditangkap KPK bersama 18 orang lainnya dalam OTT yang dilakukan di Lombok Barat pada Senin (20/7).
"Dalam rangkaian peristiwa tertangkap tangan tersebut, tim mengamankan sejumlah 19 orang, yang kemudian tujuh di antaranya malam ini akan dibawa ke Gedung KPK Merah Putih untuk dilakukan pemeriksaan lebih lanjut," kata Juru Bicara KPK Budi Prasetyo, Senin (20/7).
Dalam operasi senyap itu KPK menyita uang senilai ratusan juta rupiah dan sejumlah dokumen.
Menurut Budi, OTT tersebut berkaitan dengan penerimaan Bupati Lalu Ahmad dari sejumlah proyek yang dilakukan di lingkungan Kabupaten Lombok Barat.
"Perkara ini diduga berkenaan dengan penerimaan yang dilakukan oleh Bupati terkait dengan proyek-proyek yang ada di lingkungan Kabupaten Lombok Barat," terangnya. (M Hafid)