
Thephrase.id - Penyerang Timnas Prancis, Kylian Mbappe, mengecam keras Senator Paraguay, Celeste Amarilla, setelah melontarkan komentar bernada rasis menyusul kemenangan Timnas Prancis atas Timnas Paraguay pada babak 16 besar Piala Dunia 2026.
Sementara, Federasi Sepak Bola Prancis (FFF) memastikan telah membawa persoalan itu ke jalur hukum.
Timnas Prancis memastikan tiket ke perempat final setelah menundukkan Timnas Paraguay dengan skor 1-0 melalui gol tunggal Mbappe dari titik penalti. Partai yang berlangsung panas itu justru memunculkan polemik di luar lapangan setelah Amarilla menyerang Mbappe melalui sejumlah unggahan di media sosial.
Amarilla menyebut penyerang Real Madrid berusia 27 tahun itu sebagai "orang Kamerun yang dijajah dan mati-matian berusaha dianggap sebagai orang Prancis", sekaligus melabelinya sebagai sosok yang "pendendam, arogan, dan jelek", sebelum kembali melontarkan komentar lain yang juga ditujukan kepada Mbappe dan kiper Timnas Paraguay, Orlando Gill.
Pernyataan tersebut memicu respons keras dari Mbappe yang menilai Amarilla telah mencoreng nama Paraguay melalui ucapan bernada kebencian dan rasisme, sekaligus menegaskan bahwa politikus berusia 61 tahun itu tidak pantas menduduki jabatan publik.
"Nyonya Celeste Amarilla, Anda adalah perempuan yang hina dan tidak layak menduduki jabatan Anda," tulis Mbappe.
"Anda tidak mewakili Paraguay, negara yang telah menunjukkan semangat dan kehormatan sepanjang turnamen ini. Karena kecerobohan dan rasisme terang-terangan yang Anda lakukan, seluruh dunia kini telah melupakan perjalanan bersejarah dan perjuangan para pemain Paraguay di Piala Dunia ini, lalu menggantikannya dengan sosok perempuan yang tidak kompeten dan menampilkan citra terburuk bagi negaranya," lanjutnya.
"Saya tidak akan pernah membiarkan orang-orang seperti Anda memiliki kebebasan untuk menyebarkan kebencian dan rasisme ke seluruh dunia," tambahnya.
FFF kemudian menyatakan dukungan penuh kepada Mbappe sekaligus mengecam keras komentar Amarilla yang dinilai telah melampaui batas dan mengandung unsur tindak pidana, sehingga kasus tersebut resmi dilaporkan kepada kantor kejaksaan untuk diproses melalui jalur hukum.
"Pernyataan bernada rasis yang disampaikan Senator Paraguay, Celeste Amarilla, kepada Kylian Mbappe benar-benar menjijikkan dan tidak dapat diterima," ungkap FFF.

"Bagaimana mungkin seseorang dapat mengucapkan hal seperti itu? Pernyataan tersebut merupakan tindakan kriminal dan tercela. Pernyataan itu harus diproses secara hukum, baik di sini maupun di tempat lain. FFF melaporkan persoalan ini kepada kantor kejaksaan dengan tujuan menempuh proses hukum," tuturnya.
"Federasi memberikan dukungan penuh kepada kapten kami, seluruh pemain, dan secara lebih luas kepada semua korban dari pernyataan yang menjijikkan seperti ini. Kini, lebih dari sebelumnya, FFF berkomitmen memerangi rasisme dan segala bentuk diskriminasi. Pernyataan tersebut mempermalukan mereka yang mengucapkannya maupun mereka yang ikut menyebarkannya. Para pemain tim nasional Prancis mewakili Prancis, sehingga negara kami juga telah dihina," beber FFF.
Di tengah polemik tersebut, Kementerian Luar Negeri (Kemenlu) Paraguay mengeluarkan pernyataan yang menegaskan bahwa pemerintah menyesalkan sekaligus menolak komentar Amarilla karena bertentangan dengan nilai-nilai penghormatan terhadap martabat manusia.
Selain itu, Kemenlu Paraguay memastikan bahwa seluruh pernyataan senator tersebut merupakan tanggung jawab pribadi dan tidak mewakili sikap resmi Pemerintah Paraguay maupun rakyat Paraguay.
Perselisihan itu terjadi ketika Mbappe sedang menjalani Piala Dunia yang impresif bersama Timnas Prancis, setelah mengoleksi tujuh gol dalam empat pertandingan Piala Dunia 2026 sehingga untuk sementara memimpin daftar pencetak gol terbanyak bersama Lionel Messi dan Erling Haaland.