
Thephrase.id - Cristiano Ronaldo harus mengakhiri perjalanan terakhirnya di Piala Dunia dengan cara yang menyakitkan setelah Timnas Portugal tersingkir pada babak 16 besar seusai kalah 0-1 dari Timnas Spanyol di Dallas, Amerika Serikat, pada Selasa, 7 Juli 2026 dini hari WIB lewat gol Mikel Merino pada masa injury time.
Kekalahan tersebut memastikan Ronaldo menutup kisahnya di Piala Dunia pada usia 41 tahun dengan sederet pencapaian individu yang luar biasa, mulai dari lima trofi Ballon d'Or, lima gelar Liga Champions, titel Piala Eropa 2016, rekor 976 gol bersama klub dan tim nasional, hingga menjadi pemain pertama yang mampu mencetak gol dalam enam edisi Piala Dunia.
"Saya akan bertemu keluarga terlebih dahulu dan mengambil keputusan dengan kepala dingin," tegas Ronaldo ketika ditanya mengenai kemungkinan tetap melanjutkan karier bersama Timnas Portugal setelah berakhirnya Piala Dunia 2026, dilansir BBC.
Performa Timnas Portugal sepanjang Piala Dunia memunculkan kembali perdebatan mengenai keputusan pelatih Roberto Martinez yang terus memainkan Ronaldo sebagai starter di setiap pertandingan.
Tak lama setelah pertandingan berakhir, Martinez mengumumkan mengakhiri masa jabatan sebagai pelatih Timnas Portugal sekaligus memberikan penghormatan kepada Ronaldo yang menurutnya telah memberikan teladan sepanjang Piala Dunia.
"Kami harus berterima kasih atas apa yang telah dia coba lakukan di Piala Dunia ini. Mimpinya adalah menjuarai Piala Dunia dan dia mengejarnya dengan memberikan teladan yang luar biasa. Dia adalah contoh terbaik sebagai pesepak bola sekaligus sebagai manusia di balik sosok atlet tersebut," beber Martinez.
Sepanjang Piala Dunia 2026, Ronaldo menutup turnamen dengan torehan tiga gol, yakni dua gol saat menghadapi Timnas Uzbekistan dan satu gol melalui titik penalti ke gawang Timnas Kroasia.
Sementara secara statistik ia melepaskan 18 tembakan, jumlah yang hanya kalah dari empat pemain lain di Piala Dunia, tetapi kontribusinya dalam membangun serangan tercatat hanya menghasilkan satu peluang untuk rekan setim meski tampil hampir penuh dalam lima partai Timnas Portugal.
Martinez tetap mempertahankan keyakinannya terhadap Ronaldo dengan menilai pengalaman dan kemampuannya masih dibutuhkan dalam situasi-situasi penting, terutama ketika membutuhkan gol ataupun memanfaatkan bola mati.
"Ketika tim membutuhkan gol, Anda tidak bisa menarik keluar Cristiano setidaknya selama 90 menit karena secara fisik dia masih mampu bermain. Kehadirannya, kemampuannya membuka ruang, situasi bola mati, dan pengalamannya tetap kami butuhkan," ungkap Martinez.
Berakhirnya perjalanan Ronaldo di Piala Dunia juga mempertegas perbedaan pencapaian dengan rival lamanya, Lionel Messi, yang berhasil membawa Timnas Argentina menjadi juara dunia pada 2022.
Martinez, yang menangani Timnas Portugal sejak 2023 setelah sebelumnya melatih Timnas Belgia, mengakhiri masa baktinya seusai gagal memenuhi target menjadi juara dunia, meski sempat mempersembahkan gelar UEFA Nations League pada tahun sebelumnya.
"Saya datang ke Portugal dengan tujuan memenangkan Piala Dunia dan karena saya gagal melakukannya, tidak masuk akal bagi saya untuk melanjutkan. Kontrak saya berakhir hari ini," tutup Martinez.