sportPiala Dunia 2026

Partisipasi Menggantung Iran di Piala Dunia 2026: Tegaskan Menolak Bermain di Amerika Serikat, Ingin Tampil di Meksiko

Penulis Ahmad Haidir
Apr 07, 2026
Partisipasi Timnas Iran di Piala Dunia 2026 berada dalam bayang-bayang ketidakpastian. Foto Instagram Mehdi Taremi.
Partisipasi Timnas Iran di Piala Dunia 2026 berada dalam bayang-bayang ketidakpastian. Foto Instagram Mehdi Taremi.

Thephrase.id - Partisipasi Timnas Iran di Piala Dunia 2026 berada dalam bayang-bayang ketidakpastian setelah pemerintah setempat meminta perubahan lokasi pertandingan dari Amerika Serikat ke Meksiko di tengah konflik militer yang melibatkan Amerika Serikat dan Israel.

Permintaan tersebut disampaikan Federasi Sepak Bola Iran kepada FIFA, akan tetapi hingga kini belum mendapatkan jawaban resmi. Sementara situasi geopolitik terus memanas sejak serangan militer yang dimulai pada 28 Februari 2026.

Menteri Olahraga Iran, Ahmad Donyamali, menegaskan bahwa kepastian keikutsertaan negaranya di turnamen tersebut sangat bergantung pada keputusan FIFA terkait permohonan relokasi pertandingan.

"Jika permintaan kami kepada FIFA diterima, partisipasi Iran di Piala Dunia akan menjadi pasti," tegasnya dilansir dari Al Jazeera.

Piala Dunia 2026 dijadwalkan berlangsung pada Juni hingga Juli 2026 dan digelar bersama oleh Amerika Serikat, Kanada, serta Meksiko sebagai tuan rumah bersama.

Ketegangan meningkat setelah Amerika Serikat dan Israel melancarkan serangan ke Iran, yang kemudian dibalas Teheran dengan serangkaian serangan rudal dan drone ke wilayah Israel serta sejumlah pangkalan militer Amerika di Timur Tengah.

Timnas Iran yang menjadi tim pertama dari Asia yang memastikan tiket ke putaran final dijadwalkan memainkan seluruh laga penyisihan grupnya di wilayah pantai barat Amerika Serikat sesuai dengan hasil undian resmi.

Presiden Amerika Serikat, Donald Trump, sempat menyatakan bahwa Iran tetap dipersilakan bertanding di negaranya, tetapi ia meragukan aspek keamanan bagi tim tersebut selama berada di wilayah Amerika.

"Saya benar-benar tidak percaya bahwa kehadiran mereka di sini tepat, demi keselamatan mereka sendiri," beber Trump.

Pernyataan tersebut memicu respons dari kubu Iran, termasuk pernyataan tegas dari federasi sepak bola mereka yang menolak kemungkinan dikeluarkannya Timnas Iran dari turnamen tersebut.

Ketua Federasi Sepak Bola Iran, Mehdi Taj, kemudian menyampaikan sikap lebih lanjut terkait jaminan keamanan yang dinilai belum memadai bagi tim nasionalnya.

"Ketika Trump secara jelas menyatakan bahwa ia tidak dapat menjamin keamanan tim nasional Iran, kami tentu tidak akan melakukan perjalanan ke Amerika," ucap Taj.

Ia juga menegaskan bahwa pihaknya tengah berupaya bernegosiasi dengan FIFA agar pertandingan Timnas Iran dipindahkan ke Meksiko sebagai alternatif yang dinilai lebih aman bagi skuad.

Akan tetapi, Presiden FIFA, Gianni Infantino, memastikan bahwa seluruh pertandingan akan tetap berjalan sesuai jadwal dan lokasi yang telah ditetapkan sejak awal tanpa perubahan.

"Pertandingan akan dimainkan di tempat yang telah ditentukan sesuai hasil undian," tutur Infantino.

Situasi ini membuat posisi Timnas Iran di turnamen menjadi tidak sepenuhnya jelas, meskipun pemerintah menyebut para pemain tetap menjalani persiapan seperti biasa menjelang ajang empat tahunan tersebut.

Donyamali juga mendesak FIFA serta negara tuan rumah untuk memberikan jaminan keamanan penuh bagi pemain dan ofisial Iran, sambil mengkritik pernyataan Presiden Amerika Serikat yang dianggap tidak konsisten.

"Ia membuat pernyataan yang tidak seimbang secara moral dan etika," imbuh Donyamali.

Ia menambahkan bahwa peluang Timnas Iran untuk bermain di Amerika Serikat sangat kecil dalam kondisi saat ini, kecuali terdapat jaminan keamanan yang memadai, yang nantinya akan menjadi dasar keputusan akhir pemerintah.

Timnas Iran dijadwalkan menghadapi Timnas Selandia Baru pada 16 Juni 2026 di Los Angeles, kemudian bertemu Timnas Belgia enam hari berselang di kota yang sama, sebelum menutup penyisihan grup dengan melawan Timnas Mesir di Seattle pada 26 Juni 2026.

Artikel Pilihan ThePhrase

 
Banyak dibaca
Artikel Baru
 

News Topic