trending

Pasukan Elit Iran Takavaran, Apa Bedanya dengan Pasukan Garda Revolusi Iran?

Penulis Aswandi AS
Apr 15, 2026
Rudal milik pasukan Pasukan Garda Revolusi Iran (IRGC). (Foto: ANTARA FOTO/HO-WANA & West Asia News Agency/IRGC/aa)
Rudal milik pasukan Pasukan Garda Revolusi Iran (IRGC). (Foto: ANTARA FOTO/HO-WANA & West Asia News Agency/IRGC/aa)

ThePhrase.id - Setelah perundingan AS dan Iran di Islamabad Pakistan tidak mencapai kesepakatan, Selat Hormuz kembali menjadi titik panas konflik global. Iran mengerahkan pasukan komando laut elit Takavaran di sepanjang pesisir selatannya, mengantisipasi manuver dan pergerakan pasukan AS di kawasan teluk.

Media pemerintah Iran menyebut pengerahan pasukan ini sebagai langkah defensif untuk mengantisipasi potensi infiltrasi maupun pendaratan amfibi. Namun, momentum pengerahan juga dinilai sebagai pesan tegas bagi negara-negara di kawasan Teluk.

Apa itu pasukan elit Takavaran? Apa bedanya dengan pasukan Garda Revolisi Iran (IGRC)

Takavaran adalah satuan khusus dari Angkatan Laut reguler Iran (Artesh Navy). Pasukan Takavaran merupakan unit elit yang dirancang untuk operasi amfibi, pertahanan pesisir, hingga kontra-infiltrasi. Dalam doktrin militer Iran, mereka berperan sebagai pasukan reaksi cepat di garis depan.

Takavaran memiliki 3 Brigade Utama, yakni Brigade Marinir ke-1 Imam Hossein bermarkas di Bandar Abbas, dekat Selat Hormuz. Brigade ke-2 Hazrat Rasul-i-Akram berbasis di Bushehr,  dan Brigade ke-3 Hamza Sayyid-ush-Shuhda ditempatkan di Konarak, mengawasi Teluk Oman.

Dengan kekuatan militer berjumlah 125.000 orang, pasukan ini juga mengendalikan milisi paramiliter Basij, yang memiliki sekitar 90.000 anggota aktif.

Selain pasukan regular, Artesh, Iran memiliki pasukan Garda Revolusi Iran (IRGC). IRGC bersifat lebih ideologis  yang didirikan pada akhir Revolusi Islam Iran tahun 1979, sebagai milisi bersenjata elit yang berperan untuk melindungi  pemimpin revolusi dan ulama Iran. IRGC juga menjadi penyeimbang penting bagi militer konvensional Iran, yang banyak pemimpinnya diyakini masih setia kepada Shah di pengasingan.

Awalnya IRGC beroperasi sebagai kekuatan domestik, tetapi berkembang pesat ketika konflik Iran-Irak pada tahun 1980. Ayatollah Ruhollah Khomeini memberi kelompok tersebut pasukan darat, laut, dan udara sendiri.

Peran IRGC ditetapkan dalam konstitusi dan hanya bertanggung jawab kepada Pemimpin Tertinggi Iran, yang memberinya berbagai kekuasaan hukum, politik, dan kekuasaan keagamaan yang sangat luas.

Basis kekuatan IRGC menjangkau hingga ke pelosok terjauh negara Iran, sebuah jaringan yang secara efektif mengendalikan kompleks militer dan intelijen.  Pada era Ali Khamenei, tahun 1989 dibentuk Pasukan Quds, sebuah unit Garda Revolusi yang bertanggung jawab atas operasi luar negerinya. (Diolah dari berbagai sumber). (Aswan AS)

Artikel Pilihan ThePhrase

 
Banyak dibaca
Artikel Baru
 

News Topic