
ThePhrase.id - Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) mengancam memberikan sanksi kepada Bupati Klaten Hamenang Ismoyo usai terjaring operasi tangkap tangan (OTT) Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK).
Ketua Dewan Pimpinan Pusat (DPP) PDIP Ganjar Pranowo mengatakan partainya telah berulang kali mengingatkan kadernya untuk menjaga integritas.
"Namun, jika mereka melanggar, risiko hukum dan sanksi partai akan menanti," kata Ganjar kepada wartawan, Jumat (16/10).
Menurut Ganjar, peringatan dari partainya disampaikan dengan nada keras kepada para kadernya, termasuk peringatan secara tertulis agar tidak melakukan korupsi.
"Setelah kejadian OTT di Klaten, Sekjen kembali mengingatkan dengan nada keras dan mengirimkan kembali surat peringatan yang pernah diberikan pada bulan Maret lalu," ujarnya.
Sebelumnya, KPK menangkap Bupati Klaten Hamenang Wajar Ismoyo melalui OTT pada Kamis (15/10).
Hamenang ditangkap lantaran diduga terlibat dalam suap proyek dan manipulasi hasil audit Badan Pemeriksa Keuangan (BPK).
Juru Bicara KPK Budi Prasetyo mengungkapkan lembaganya sudah menetapkan tersangka dari puluhan orang yang ditangkap. Namun, ia belum merinci siapa saja pihak yang ditetapkan tersangka.
"Tadi malam untuk perkara ini sudah dilakukan ekspose dan diputuskan kegiatan penyelidikan di Klaten naik ke tahap penyidikan," kata Budi.
Budi mengatakan lembaganya masih melakukan pemeriksaan terhadap pihak-pihak yang sudah ditetapkan sebagai tersangka.
"Untuk pihak-pihak yang kemudian ditetapkan untuk bertanggung jawab atau ditetapkan sebagai tersangka dalam perkara ini, kami akan sampaikan secara lengkap dalam konfrensi pers rencana sore ini," tandasnya. (M Hafid)