politics

PDIP Kritik Prabowo Utus Ketua MPR Ahmad Muzani Hadiri Pemakaman Ali Khamenei

Penulis M. Hafid
Jul 08, 2026
Ketua DPP PDIP sekligus Wakil Ketua MPR RI Bambang Wuryanto alias Bambang Pacul. Foto: pdiperjuangan-jateng.com
Ketua DPP PDIP sekligus Wakil Ketua MPR RI Bambang Wuryanto alias Bambang Pacul. Foto: pdiperjuangan-jateng.com

ThePhrase.id - Presiden Prabowo Subianto mengutus Ketua Majelis Permusyawaratan Rakyat (MPR) RI Ahmad Muzani untuk mewakili Indonesia menghadiri pemakaman Pemimpin Tertinggi Iran Ayatollah Ali Khamenei di Masyhad, Kamis (9/7).

Keputusan itu dikritik Ketua Dewan Pimpinan Pusat (DPP) PDIP sekaligus Wakil Ketua MPR Bambang Wuryanto alias Bambang Pacul.

Ia menilai keputusan itu tidak tepat lantaran Presiden dan Ketua MPR bersifat konsultatif sebagai sesama pimpinan lembaga tinggi negara, bukan hubungan pemerintah.

"Saya belum terinfo. Tapi, kalau Pak Presiden mengutus Ketua MPR, saya kira mekanismenya tidak seperti itu. Ya, karena mekanisme hubungan antara MPR dan Presiden itu kan sama-sama sebagai lembaga tinggi negara," kata Bambang Pacul di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Selasa (7/7).

Menurut Bambang Pacul, Prabowo dinilai tidak punya dasar aturan untuk memerintahkan Ketua MPR, karena kedudukan keduanya setara.

"Bahwa tata beracara di dalam ketatanegaraan kita sesama lembaga tinggi negara sifatnya pimpinannya bersifat konsultatif rapatnya. Tidak ada prosedur kemudian memerintahkan," ujarnya.

Ia menjelaskan bahwa MPR dapat mengirimkan utusan dalam kapasitas kelembagaan, namun itu juga harus melalui rapat pimpinan MPR, bukan atas perintah Presiden.

"Bahwa Presiden dan Ketua MPR statusnya dalam rapat sifatnya konsultatif. Itu diberlakukan atas lembaga-lembaga tinggi negara. Kalau saling bertemu pimpinannya, itu rapatnya namanya rapat konsultasi. Jadi tidak memerintah, tetapi konsultatif," terangnya.

Kendati begitu, Bambang Pacul menyebut Prabowo sah untuk mengutus Muzani selagi atribusinya sebagai kader Gerindra, bukan sebagai Ketua MPR.

"Kalau bahwa itu sebagai kader, itu bisa. Tapi kalau bertindak sebagai Ketua MPR, ya beda kok," tandasnya.

Sebelumnya, Ketua MPR Ahmad Muzani mengaku diutus Presiden Prabowo Subianto untuk menghadiri pemakaman Pemimpin Tertinggi Iran Ayatollah Ali Khamenei di Masyhad, Iran.

Muzani akan ditemani Menteri Luar Negeri Sugiono dalam proses pemakaman yang akan dilakukan pada Kamis (9/7).

"Saya sebagai Ketua MPR RI bersama Menteri Luar Negeri Sugiono diutus oleh Presiden Prabowo Subianto untuk menghadiri acara prosesi pemakaman mendiang Pemimpin tertinggi Iran, Ayatollah Ali Khamenei di Masyhad, Iran pada Kamis 9 Juli 2026," kata Muzani dalam unggahannya di Instagram pribadinya. (M Hafid)

Artikel Pilihan ThePhrase

- Advertisement -
 
Banyak dibaca
Artikel Baru
 

News Topic