trending

Pelibatan TNI dalam Pembekalan LPDP, DPR: Tak Masalah Selama Tak Langgar Aturan

Penulis Rangga Bijak Aditya
May 05, 2026
Anggota Komisi XI DPR RI, Hasanuddin Wahid. (Foto: Instagram/emhasanuddin)
Anggota Komisi XI DPR RI, Hasanuddin Wahid. (Foto: Instagram/emhasanuddin)

ThePhrase.id - Anggota Komisi XI DPR RI, Hasanuddin Wahid menilai bahwa keterlibatan TNI dalam pembekalan calon penerima beasiswa Lembaga Pengelola Dana Pendidikan (LPDP) bukan menjadi masalah selama tidak melanggar aturan yang ada.

“Kalau melibatkan TNI sepanjang itu tidak melanggar aturan dan itu fungsi dan gunanya itu efektif untuk menaikkan patriotisme seluruh mahasiswa dan pelajar kita, menurut saya itu aman-aman saja,” ujar Hasanuddin kepada awak media di Kompleks Parlemen Senayan, Jakarta, Senin (4/5) dikutip Antaranews.

Ia menekankan pentingnya penanaman nilai patriotisme atau semangat cinta tanah air, khususnya bagi para penerima beasiswa yang akan melanjutkan studi ke luar negeri. 

“Bagaimana nanti kalau dia jadi mahasiswa, jadi pelajar di luar negeri, tetap membawa nilai-nilai patriotisme, cinta NKRI dalam kehidupan mereka sehari-hari di luar negeri,” imbuhnya.

Menurutnya, selama kegiatan pembekalan tersebut memiliki dasar yang rasional, tujuan yang jelas, dan tidak melanggar peraturan, maka tidak ada persoalan signifikan.

Terkait anggaran, pria yang akrab disapa Cak Udin itu menyampaikan bahwa pelibatan TNI dalam program LPDP tidak akan membebani anggaran secara berlebihan.

“Untuk sebuah menciptakan cinta tanah air dan bangsa, keluar anggaran saya pikir wajarlah karena tujuannya jelas, kan, untuk meningkatkan patriotisme. Kecuali ini kegiatan yang hura-hura, tidak efektif, hanya untuk ego sektoral satu-dua lembaga, itu baru kita pertimbangkan,” pungkasnya.

Perkuat Mental dan Kedisplinan Penerima LPDP

Diketahui sebelumnya, TNI Angkatan Udara (AU) menggelar pelatihan bagi para calon penerima beasiswa LPDP di Lanud Halim Perdanakusuma, Jakarta Timur pada Senin (4/5).

Kepala Dinas Penerangan TNI AU, Marsekal Pertama TNI I Nyoman Suadnyana menjelaskan bahwa pelatihan tersebut bertujuan memperkuat jiwa nasionalisme, mental, dan kedisiplinan peserta.

“Program tersebut diikuti oleh calon penerima beasiswa dan penerima beasiswa LPDP jenjang Magister (S2) dan Doktor (S3), baik untuk studi dalam maupun luar negeri, sebagai bagian dari pembekalan sebelum memasuki masa studi,” tutur I Nyoman.

Kegiatan yang akan berlangsung hingga Sabtu (9/5) mendatang ini mencakup berbagai materi, mulai dari kesiapan mental, kedisiplinan, kepemimpinan, hingga pembentukan karakter dan cinta tanah air. 

“Pemberi materi berasal dari berbagai instansi pemerintahan termasuk personel Lanud Halim diminta untuk mengisi sesuai permintaan,” tandasnya. (Rangga)

Artikel Pilihan ThePhrase

 
Banyak dibaca
Artikel Baru
 

News Topic