Pemerintah Genjot Pembangunan Infrastruktur di 5 Destinasi Wisata Unggulan Baru

- Advertisement -spot_img

ThePhrase.id – Pemerintah terus menggenjot pembangunan infrastruktur di 5 destinasi wisata unggulan baru. Tujuannya untuk membangun destinasi wisata yang berkualitas dan berkelanjutan. Ke-5 destinasi wisata unggulan baru ini dikenal juga dengan Lima Destinasi Superprioritas (DSP) yang meliputi Mandalika, Labuan Bajo, Likupang, Danau Toba, dan Borobudur.

Pemerintah juga terus menggenjot pembangunan di kawasan ekonomi khusus (KEK) pariwisata yang terletak di Tanjung Kelayang di Pulau Belitung, KEK Tanjung Lesung di Banten, KEK Lido di Jawa Barat, KEK Singhasari di Malang, KEK Mandalika, dan KEK Likupang di Minahasa Utara.

Pembangunan infrastruktur di 5 destinasi wisata baru dilakukan melalui kolaborasi kolosal lintas kementerian/lembaga (K/L) sehingga diharapkan dapat menciptakan destinasi wisata baru yang mampu menggantikan Bali.

Komplek Hotel Pullman di Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Mandalika di Kuta, Lombok Tengah, NTB. Mandalika Hotel Associatiation (MHA) menyiapkan sekitar 1.000 kamar hotel untuk mengakomodir 1.250 orang kru hingga pebalap WSBK. (Foto : Antara)

Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Menparekraf) Sandiaga Uno mengatakan perlu adanya kolaborasi yang kuat antar-kementerian/lembaga dalam pengembangan atraksi, aksesibilitas, dan amenitas (3A), SDM, industri dan investasi, pengembangan promosi, pengembangan produk dan acara, serta pengembangan produk ekonomi kreatif.

Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Kemenparekraf) bersama Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) berkolaborasi dalam membangun infrastruktur jalan, penataan kawasan, penyediaan air bersih dan sanitasi, hingga pembangunan homestay atau sarhunta.

“Ini adalah suatu kolaborasi kolosal lintas kementerian/lembaga dan kinerja dari DSP serta KEK pariwisata yang kita lakukan untuk menopang persiapan dari DSP menjadi destinasi unggulan,” jelas Menparekraf Sandiaga Uno, dilansir indonesia.go.id.

Danau Toba. (Foto: kemenparekraf.go.id/Shutterstock/Shahril KMHD)

Selain kolaborasi antar Kemenparekraf dan PUPR, kolaborasi juga dilakukan dengan Kementerian Perhubungan untuk meningkatkan konektivitas darat. Sedangkan kolaborasi dengan stakeholder lainnya, baik pemerintah pusat ataupun daerah dilakukan untuk mendorong investasi pembangunan infrastruktur sektor BUMN dan swasta.

Deputi Pengembangan Destinasi dan Infrastruktur Kemenparekraf Vinsensius Jemadu mengatakan pengembangan DSP dan KEK pariwisata ini menunjukan hasil yang signifikan. Salah satunya di Danau Toba, Sumatera Utara telah dilakukan groundbreaking pembangunan hotel bintang lima pertama, yakni KawasanToba Caldera Resort.

Selain itu, pemerintah juga tengah menuntaskan pembangunan jalan tol Medan-Danau Toba dan pembangunan Airport Sibisa. Pembangunan ini dilakukan untuk mendukung F1 Powerboat yang akan digelar di Kawasan Danau Toba  pada 24-26 Februari mendatang. [Syifaa]

- Advertisement -spot_img

You might also likeRELATED
Recommended to you