
ThePhrase.id - Menteri Koordinator Bidang Politik dan Keamanan, Djamari Chaniago menegaskan pemerintah memberikan perhatian serius terhadap perlindungan warga negara Indonesia (WNI) yang berada di kawasan Timur Tengah yang tengah dilanda konflik.
Upaya tersebut dilakukan melalui berbagai langkah pengamanan dan koordinasi guna memastikan keselamatan WNI di tengah situasi yang terus berkembang.
“Pemerintah memberikan upaya nyata dalam memberikan perlindungan maksimal kepada WNI, sekaligus memastikan keselamatan warga negara tetap menjadi prioritas utama di tengah dinamika konflik internasional,” kata Djamari dalam keterangan resminya di Jakarta, Rabu (11/3) dikutip Antaranews.
Sebagai informasi, sebanyak 22 WNI telah tiba di Tanah Air pada Selasa (10/3) setelah dievakuasi dari Iran. Proses pemulangan dilakukan melalui jalur darat menuju Baku, Azerbaijan, kemudian dilanjutkan dengan penerbangan komersial menuju Indonesia.
Evakuasi WNI gelombang pertama itu berhasil dilakukan dengan aman. Pemerintah memastikan proses evakuasi terhadap WNI lainnya akan terus dilakukan secara bertahap dengan mempertimbangkan perkembangan situasi keamanan di wilayah tersebut.
Menurut Djamari, keberhasilan proses repatriasi tersebut merupakan hasil kerja sama pemerintah melalui Kementerian Luar Negeri (Kemenlu) RI dan perwakilan RI di kawasan Timur Tengah, yang terus memantau perkembangan situasi keamanan sekaligus memastikan proses evakuasi berjalan dengan aman dan terkoordinasi.
Ia juga menyampaikan apresiasi kepada Kemenlu, serta seluruh pihak yang terlibat dalam proses evakuasi WNI dari wilayah konflik.
Pemerintah, lanjutnya akan terus memperkuat pemantauan terhadap kondisi keamanan di Timur Tengah guna memastikan keselamatan seluruh WNI yang masih berada di kawasan tersebut.
“Pemerintah juga mengimbau para WNI yang berada di kawasan konflik Timur Tengah untuk terus berkoordinasi dengan perwakilan RI setempat guna memastikan keselamatan dan kelancaran proses repatriasi,” tandasnya. (Rangga)